Polisi Baru Mau Nyemprot Disinfektan, Warga Petamburan: Udah Disemprot FPI Duluan Sejak Maret 2020

 




Senin, 23 November 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 (Corona) yang berasal dari Wuhan di Cina, terus menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa.

Namun di tengah merebaknya wabah yang mengerikan itu, alhamdulillah di Indonesia masih ada Front Pembela Islam (FPI), ormas Islam yang selalu berjuang di garis terdepan dalam membantu korban bencana alam dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Corona, para Relawan FPI di berbagai wilayah gencar melakukan penyemprotan disinfektan di rumah ibadah (Masjid, Gereja dan lainnya), fasilitas umum, serta rumah-rumah warga dan sebagainya. Penyemprotan itu telah mencapai seribu titik. 

Wilayah Petamburan juga tak luput dari wilayah yang mendapat perhatian khusus dari FPI apalagi sejak beberapa bulan lalu ada Klaster Gereja Bethel ada disini. Sebanyak 34 pasien positif corona atau covid-19 di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat ternyata mahasiswa Kristen.

Mereka tertular di lokasi yang sama yakni Asrama Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel Indonesia. 

Karena itu saat Polda Metro Jaya bersama Komando Daerah Militer Jaya (Kodam Jaya) melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Petamburan, sebagian warga menolak karena memang wilayahnya sudah rutin disemprot disinfektan oleh FPI sejak beberapa bulan lalu. 

Antara lain penyemprotan oleh Madar LPI DKI pada hari Sabtu 21 Maret 2020 yang melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah-rumah Warga yang berlokasi di Sepanjang Petamburan termasuk Markaz Syariah Petamburan serta kediaman Habib Rizieq Shihab. 

Lalu hari Jum'at, 10 April 2020 giliran Laskar MABES LPI yang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang sama. Kegiatan yang dilakukan sejak pukul 14.00 Wib ini dipimpin langsung oleh Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi dan Jajaran Pengurus Mabes LPI.

Karena itu tidak aneh bila saat hari Ahad (22/11/2020) polisi datang, sejumlah warga di Jalan Petamburan III disebut enggan rumahnya disemprot termasuk  rumah Habib Rizieq karena memang sudah rutin disemprot disinfektan oleh para Relawan FPI. 

Hal ini terungkap ketika Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Heru Novianto memberikan keterangan kepada media di Petamburan. 

Para perwira itu datang ke Petamburan untuk memantau kegiatan rapid test gratis di SDN 01-03 Petamburan, Jalan Petamburan IV, Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Ahad (22/11/2010) sore.  

Mendapat pertanyaan soal adanya penolakan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dari wartawan, Fadil kaget. "Emang ada yang menolak Pak Kapolres?," katanya memastikan kepada Heru. 

"Ada (penolakan) dari warga tempat Habib tidak berkenan karena mereka maunya petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum)," jawab Heru.  

Fadil mengklaim, mereka yang menolak penyemprotan disinfektan akan rugi sendiri. Sebab tujuan penyemprotan itu baik, yakni mencegah penularan Covid-19.  

"Kalau menolak rugi sendiri karena tujuan kami hanya untuk kemanusiaan. Kalau menolak, masyarakat bisa tahu mana yang baik dan buruk," kata Fadil.  

Heru menjelaskan, memang terdapat sejumlah masyarakat yang menolak rumahnya disemprot. "Iya (salah satunya rumah HRS)," kata dia. 

Sebagian alasannya karena rumah mereka sudah disemprot disinfektan (; oleh FPI dan lainnya). Sebagian lain hanya mau disemprot petugas PPSU.  

"Ya sudah kita lewati. Karena kan perintahnya Pak Kapolda kita kan membantu, kalau yang merasa sudah terbantu ya kita akan mencari yang lain," ujar Heru.  

Heru menegaskan, pihaknya tak akan memaksa masyarakat agar mau rumahnya disemprot.  

Saat penyemprotan dilakukan, tampak sejumlah orang berbaris di ujung Jalan Petemburan III, lokasi markas FPI.

Penyemprotan dilakukan dua mobil water canon. Satu mobil menyemprotkan disinfektan dari arah Tanah Abang. Satunya lagi dari arah Slipi. 

Mobil itu tampak dikawal dengan mobil patroli bertuliskan 'Ditlantas Polda Metro Jaya'. Tampak juga sejumlah aparat mengenakan motor trail dan truk ikut mengawal proses penyempotan itu.  

Foto: Penyemprotan oleh MABES LPI di Rumah-rumah Warga yang berlokasi di Sepanjang Petamburan termasuk Markaz Syariah Petamburan serta kediaman Habib Rizieq Shihab, Jum'at 10 April 2020.

Sumber: republika.co.id dan lainnya






0 Response to "Polisi Baru Mau Nyemprot Disinfektan, Warga Petamburan: Udah Disemprot FPI Duluan Sejak Maret 2020"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel