Bahayanya Menghina Ahlul Bait

 



Jum'at, 20 November 2020

Faktakini.net, Jakarta 

"BAHAYANYA MENGHINA AHLUL BAIT"

Oleh: Fadil Sumba

Dalam sebuah hadits, Rasul SAW memerintahkan kepada kita ummatnya, agar mendidik anak-anak kita dengan tiga hal, sebagaimana dalam hadits berikut ini:

ادبوا أولادكم على ثلاث خصال: حب نبيكم و اهل بيته، و تلاوة القرآن (الحديث)

"Ajarilah anak-anak kalian tiga hal: Cinta kepada nabi kalian, cinta kepada keluarga (Ahlul bait) nabi Muhammad, dan cinta membaca Alquran."

Itulah tiga hal yang diperintahkan kepada kita ummatnya, agar senantiasa mendidik anak-anak kita untuk mencintai ketiga hal di atas. 

Maka, jika 3 hal itu tertanam dalam diri anak-anak kita, bisa dipastikan mereka akan menjadi ummat yang dibanggakan oleh nabi Muhammad SAW.

Namun fenomena yang terjadi akhir-akhir ini malah sebaliknya, ada sebagian orang yang dengan beraninya menghina dan merendahkan serta menyakiti perasaan keluarga nabi Muhammad SAW. 

Tentu yang semacam ini  adalah merupakan hal yang memalukan, dan tidak pantas untuk dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai ummat nabi Muhammad SAW. 

Apalagi dengan kita menyakiti keluarga nabi Muhammad tentu hal itu juga menyakiti perasaan beliau SAW.

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

وَمَا كَانَ لَـكُمۡ اَنۡ تُؤۡذُوۡا رَسُوۡلَ اللّٰهِ وَلَاۤ اَنۡ تَـنۡكِحُوۡۤا اَزۡوَاجَهٗ مِنۡۢ بَعۡدِهٖۤ اَبَدًا ؕ اِنَّ ذٰ لِكُمۡ كَانَ عِنۡدَ اللّٰهِ عَظِيۡمًا

"Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi istri-istrinya selama-lamanya setelah (Nabi wafat). Sungguh, yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah." (QS Al-Ahzab Ayat 53)

اِنَّ الَّذِيۡنَ يُؤۡذُوۡنَ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فِى الدُّنۡيَا وَالۡاٰخِرَةِ وَاَعَدَّ لَهُمۡ عَذَابًا مُّهِيۡنًا

"Sesungguhnya (terhadap) orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi mereka." (QS Al-Ahzab Ayat 57)

Ayat di atas jelas memberi peringatan kepada kita bagaimana mengerikan azab bagi orang yang menyakiti hati nabi Muhammad SAW. 

Nabi Muhammad SAW adalah orang tua bagi semua keturunannya.  

Dalam realita kehidupan, umumnya sebagai orang tua, tentu tidak akan senang ketika mengetahui bahwa anak-anaknya dihina, direndahkan dan disakiti, pasti orang tua tersebut akan sangat marah. 

Maka tentu demikian juga yang dirasakan oleh nabi Muhammad SAW ketika mengetahui bahwa anak-anaknya, keluarganya, keturunannya dihina dan direndahkan, tentu beliau akan sangat marah.

Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda sedangkan beliau di atas mimbar: 

"Apa keadaan kaum yang menyakiti aku terkait nasab dan kerabatku. Ingat, barangsiapa yang menyakiti keturunanku dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah denganku, berarti ia menyakiti aku, dan barangsiapa menyakiti aku, maka ia benar-benar menyakiti Allah Ta'ala." (HR At-Thabrani dan Al-Baihaqi)

Dalam sebuah hadits nabi Saw bersabda:

إن الله حرم الجنة على من ظلم اهل بيتى او قاتلهم او اعان عليهم او سبهم

"Sesungguhnya Allah melarang masuk surga terhadap orang yang menganiaya Ahlu baitku, atau orang yang memerangi mereka, atau orang yang membantu orang yang memerangi mereka, atau orang yang memaki-maki mereka." (HR. Imam Ahmad)

Tidak hanya itu, bahkan dalam sebuah riwayat dimana nabi Muhammad SAW mengecam orang yang menghina keturunannya, beliau bersabda: "Andaikata seorang laki-laki berdiri antara hajar aswad dan maqam Ibrahim melakukan shalat dan puasa, kemudian meninggal dunia sedangkan membenci Ahli bait Muhammad, maka ia masuk neraka." (HR at-Thabrani dan Al-Hakim)

Bahkan dalam Tafsir Al-Qurthubi disebutkan:

حرّمت الجنة على من ظلم اهل بيتي و آذاني في عترتي

"Surga diharamkan bagi siapa saja yang mendzalimi Ahlu baitku dan menyakiti aku melalui keturunanku." Tafsir Al-Qurthubi (16/22)

Maka tentu sebagai ummat nabi Muhammad SAW yang mengaku cinta kepada beliau, sudah sepatutnya untuk terus menjaga sikap dihadapan nabi Muhammad SAW.  

Jika kita mendapati ada hal-hal yang salah yang dilakukan oleh keluarga nabi Muhammad maka ingatkan mereka dengan cara yang baik dan beradab. Bukan dengan malah mencaci mereka, menghina dan merendahkan mereka, karena mereka juga manusia yang dapat berbuat salah dan dosa.


0 Response to "Bahayanya Menghina Ahlul Bait"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel