Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Makassar Gelar Aksi Pawai Maulid Nabi SAW Dan Serukan Boikot Produk Prancis Kepada Masyarakat.

Jum'at, 30 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Kamis (29/10/2020) DPW FPI Makassar setelah menggelar acara maulid di Majelis Daruttaubah makassar, Anggota FPI tidak kurang dari 300 Orang menggelar Aksi Pawai Tarhib memperingati lahirnya Nabi Agung Muhammad saw.Dimulai pada pukul 21:30 beranjak dri Majelis Daruttaubah peserta pawai keliling kota makassar di kawal ketat oleh puluhan Aparat bersenjata lengkap.Sampai pada pusat kota di Anjungan Pantai Losari, massa FPI berhenti sejenak untuk membacakan maklukat dari DPP FPI terhadap Penista Rasulullah SAW yaitu Marcon Laknatullah.Masyarakat menyambut di bibir jalan untuk menggemakan sholat kepada baginda nabi saw. Dan mengutuk Marcon Laknatullah presiden prancis yang telah menista Rasulullah saw.Pawai berakhir pada pukul 23:20 dan kembali ke majelis daruttaubah makassar selaku ketua DPW FPI Makassar/Ust Firdaus Malie berpesan "Aksi ini adalah bentuk perlawanan kepada para penista rasulullah saw dan insya Allah FPI Maka…

Team HILMI FPI Lampung Cek Lokasi Banjir Di Pekon Sukaraja, Sedayu dan Waykerap Kec Semaka, Tanggamus


Kamis, 1 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta -
Hari Kamis 1 Oktober 2020, tim Relawan HILMI-FPI Lampung sekitar jam 00:40 Tim terjun mengecek lokasi banjir di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus.

Sebelumnya banjir bandang kembali menerjang wilayah Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, akibat tanggul penahan banjir tersebut jebol, Rabu (30/9/2020) malam.

Menurut keterangan salah satu warga, banjir yang terjadi pukul 19.00 WIB tersebut merendam rumah warga dan fasilitas umum di Pekon Sukaraja, Sedayu dan Way Kerap.

"Ini banjir karena tanggul penahan banjir yang beberapa hari lalu jebol, membuat air bah masuk ke kampung," kata warga Pekon Sukaraja.

Hasil Survei keadaan lokasi banjir bandang di Pekon Sukaraja, kabupaten Tanggamus oleh team survey HILMI - FPI-Lampung yaitu:

Ustdz Sofyan (kabatda)
Ipung (LPI)
Dian (LPI)
Anggi (LPI)
Amad (BAT)

Telah terjadi banjir Bandang yang mengakibatkan :

1. Pemakaman umum Longsor disebabkan tanggul Makam dan sungai Jebol .bahkan warga menceritakan sempat ada 3 mayat yg hanyut, dari makam yg jebol, 2 diketemukan,1 masih dlm pencarian, ketika mayat-mayat itu mau di urusi oleh tim relawan FPI, dilarang oleh warga, biar kami saja yg mengurusinya (ujar warga) dan keluarga almarhum.

2. Banjir surut total , tidak ada genangan air di dalam rumah warga,hanya lumpur menumpuk yg tersisa

3. Kondisi rumah warga banyak genangan lumpur akibat banjir.

4. Jalan utama dibebarapa titik tertutup pohon tumbang dan tanah juga bebatuan longsor dari gunung Sedayu .

6. Tidak ada korban jiwa

"Demikian laporan sementara hasil team survey dari HILMI - FPI . Sekian terimakasih", ujar Ustadz Sopyan (kabatda)

Sumber: Kontributor LIF Lampung (Mance Sr)

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: