Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan Sikap FPI Tentang Kebiadaban Presiden Prancis Yang Menghina Rasulullah SAW

Sabtu, 24 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan Sikap FPI Tentang Kebiadaban Presiden Prancis Yang Menghina Rasulullah SAW
PERNYATAAN SIKAP FPI TENTANG KEBIADABAN PRESIDEN PERANCIS YANG MENGHINA RASULULLAH صلى الله عليه وسلم
Beberapa hari lalu, Karikatur Nabi Muhammad SAW ditampilkan di gedung pemerintahan daerah di Prancis.
Tindakan tersebut dilakukan oleh kaum kafir Perancis dinyatakan oleh mereka sebagai penghormatan terhadap Samuel Paty. 
Pria itu dipenggal setelah menampilkan karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya. 
Karikatur Nabi Muhammad itu ditampilkan di balai kota Montpellier dan Toulouse selama beberapa jam pada Rabu (21/19).
Beberapa jam sebelum karikatur ditampilkan di dua balai kota itu, Presiden Prancis biadab,.syarrul-bariyyah, Emmanuel Macron, menyatakan, Paty sebagai pahlawan diam.
Syarrul-bariyyah Macron juga menyatakan, Paty sudah mewujudkan nilai-nilai Prancis.
Selain itu, syarrul-bariyyah Macron memberikan penghargaan sipil tertinggi Légion d'Honneur k…

Sigap, FPI Poso Dan MT Khalid Bin Walid Bantu Korban Banjir Di Kayamanya Dan Pesisir Poso

 



Jum'at, 16 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hujan Deras mengguyur Kabupaten Poso sejak sore hingga malam hari ,sehingga mengakibatkan banjir yang cukup tinggi di beberapa titik di Kota Poso.

Banjir yang menggenangi dengan ketinggian melewati Pinggang Orang Dewasa merendam beberapa Rumah di Kelurahan Kayamanya Central tak hanya dalam kota, di daerah pesisir juga banjir terjadi akibat luapan air sungai karena curah hujan yang tinggi.

Hari Kamis (15/10/2020) Pukul 20.00 Wita Ketua DPD FPI Sulteng Ustadz Sugianto Kaimudin memimpin puluhan Laskar Pembela Islam bersama Majelis Taklim Khalid Bin Walid yang  turun membantu warga yang terdampak Banjir di Kelurahan Kayamanya Central dan Poso pesisir, Sulawesi Tengah. 

Menggunakan sekop, cangkul, dan peralatan seadanya para laskar dan relawan membantu membersihkan dan mengevakuasi barang-barang warga yang terendam banjir.

Setelah selesai membantu warga di Kelurahan Kayamanya Central, Para Laskar juga membersihkan Jln.P.Sabang yang di genangi Pasir sehingga berbahaya bagi pengendara yang melewati jalan tersebut, pukul 21.30 Laskar dan Relawan bergeser ke daerah pesisir tepatnya di Desa Tangkura yang berjarak sekitar 20 KM dari kota untuk membantu warga yang juga terendam banjir.

"Tak berselang lama kami mendapat laporan bhw ada puluhan mobil terjebak longsor lebih kurang 3 kilo meter dari desa Tangkura dan ada ibu-ibu yg ikut serta. Tanpa pikir panjang kami langsung menyusuri tempat di maksud dan benar kami menemukan titik longsor yg sangat parah", ungkap Ustad Sugianto Kaimudin. 

"Di tempat ini yg sangat parah dan mobil serta kendaraan lain tak bisa lewat. Berusaha menyebrangi longsoran dan terus beranjak dan menemukan ibu - ibu yg sdh berjalan kaki mencari bantuan Karena sudah kelaparan. 

"Ibu bapak lapar ? Iya kami sangat lapar Karena sejak siang kami dari napu dan sdh tengah malam di jalan," ungkap seorang ibu dengan rasa iba 

"Benar, puluhan mobil terjebak dan tak bisa melanjutkan perjalanan.

Ini ada makanan berupa ubi dan jagung silahkan di bawa ke tempat mobil dan berikan kepada para sopir dan penumpang untuk sekedar mengurangi rasa lapar" jelas ustadz Sugianto kaimudin memberi komando kepada para laskar.

"Alhamdulillah longsoran tersebut akan segera di tangani oleh dinas Pekerjaan Umum Provinsi dan kendaraan berat udah  lokasi," ungkap kepala dinas PU Poso saat dikonfirmasi.





Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: