Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sejak Awal Pandemi, Anies Sudah Terapkan Mini Lockdown Sebagaimana Intruksi Jokowi



Jum'at, 2 Oktober 2020

Faktakini.net

Sejak Awal Pandemi, Anies Sudah Terapkan Mini Lockdown Sebagaimana Intruksi Jokowi

Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah untuk memberlakukan 'mini lockdown' sebagai upaya pengendalian Covid-19 berskala lokal.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, melalui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya telah menerapkan 'mini lockdown' sebagaimana intruksi Presiden Jokowi sejak awal pandemi Covid-19 terjadi di Jakarta.

Ia mengatakan, sejak pandemi Covid-19 merebak di Ibu Kota Jakarta, selain menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menerapkan mini lockdown. Hanya saja namanya Kampung Siaga.

"Saya sampaikan bahwa sebetulnya Jakarta sejak awal sudah membuat konsep Kampung Siaga di semua RW, itu juga sebetulnya seperti mini lockdown," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (29/09/2020).

Konsep dari Kampung Siaga sebagaimana dikatakan Ariza, yakni setiap RW di seluruh Jakarta membatasi arus keluar masuk warga. Selain itu, di setiap RW juga disediakan tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Selain itu, Ariza menyebut, Pemprov DKI Jakarta sudah jauh-jauh hari membuat satuan tugas penanganan Covid-19 hingga ke tingkat RW. Menurutnya, apa yang telah dikerjakan Jakarta tidak jauh berbeda dengan konsep mini lockdown ala Jokowi.

"Itu seperti mini lockdown, kita dulu menyebutnya PSBL umpamanya, pembatasan berskala lokal atau pembatasan sosial berskala kampung, prinsipnya seperti yang diarahkan oleh Pak Presiden. Bahkan kami juga ketika zonanya lebih berat lagi risiko tingginya kami putuskan RW-RW tersebut sebagai golongan RW zona merah itu juga dilakukan," tambah Ariza.

Pada prinsipnya, masih kata Ariza, pihaknya mendukung arahan Presiden Jokowi dan bahkan kami sudah melaksanakannya sesuai kebijakan Presiden.

Sebelumnya, Jokowi mengkritik kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Jokowi menilai konsep mini lockdown akan lebih efektif menekan penyebaran virus corona ketimbang pembatasan seluruh wilayah. Ia pun meminta agar kepala daerah menerapkan mini lockdown.

Mini lockdown yang dimaksud Jokowi dapat diterapkan secara berjenjang di tingkat desa, kantor, hingga pondok pesantren yang terpapar penularan Covid-19. Ia meyakini pembatasan dengan cara tersebut lebih efektif.

Hubbul Iman, WargaNet.

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: