Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pemasangan Spanduk Raksasa Sambut Kepulangan Habib Rizieq Di MS FPI Petamburan, Gresik Dan Lainnya

Sabtu, 24 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Untuk menyambut kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang sudah semakin dekat, telah dilakukan Pemasangan spanduk selamat datang raksasa IB-HRS di JL.KS TUBUN Petamburan III Markaz Syariah Petamburan uk.5×10meter, hari Sabtu (24/10/2020) malam oleh warga masyarakat dan pecinta IB HRS. 
Selain itu, dalam waktu yang hampir bersamaan DPW FPI Gresik bersama warga juga melakukan Pemasangan Banner Ucapan Selamat Datang kepada Imam Besar Umat Islam Indonesia al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syiehab.
Semoga kepulangan Beliau menjadikan kemenangan bagi Umat Muslim Indonesia! AllahuAkbar!!!


Klik video:

Inilah Beberapa Momentum Anies Baswedan Memimpin Gerakan Saat Menjadi Mahasiswa di Tahun 90-an

 



Sabtu, 17 Oktober 2020

Faktakini.net

Inilah Beberapa Momentum Anies Baswedan Memimpin Gerakan Saat Menjadi Mahasiswa di Tahun 90-an

1. Tahun 1992

- Terpilih sebagai Ketua Senat Universitas dan membuat beberapa gebrakan dalam lembaga kemahasiswaan. 

- Memimpin demo Golput yang dikenal sebagai Yogya Putih di bulan Mei 1992. Sebuah perlawanan terhadap sandiwara pemilu di era Orde Baru. Dikisahkan Anies mimpin di jalanan dlm Laporan Utama Majalah Tempo 30 Mei 1992 berjudul “Jumat Putih dan Keranda di Yogya”.

2. Tahun 1993

- Anies membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai lembaga eksekutif yang memposisikan senat sebagai lembaga legislatif, yang disahkan oleh kongres pada tahun 1993.

- Masa kepemimpinannya ditandai dengan dimulainya gerakan berbasis riset, sebuah tanggapan atas tereksposnya kasus BPPC yang menyangkut putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra. 

- Pada November 1993, Anies menggerakkan lebih dari 10 ribu mahasiswa se-Yogya buat turun ke jalan memprotes SDSB hingga akhirnya bergulir jadi demo nasional se Indonesia. Itulah demo terbesar sejak masa NKK/BKK 1978.

3. Tahun 1994

- Pada Maret 1994, Anies memimpin demo protes skandal korupsi Bapindo, menuntut penangkapan Eddy Tanzil, menuntut orang kuat era Orba yaitu Laksamana Sudomo (ketua DPA) dan Sumarlin (Menkeu) untuk mengundurkan diri.

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: