Langsung ke konten utama

Featured Post

Peringatan Hari Santri, KH Luthfi Bashori: Santri Dan Umat Harus Cegah Indonesia Dikuasai Asing

Senin, 26 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta -  Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH. Luthfi Bashori memaparkan bahwa Hari Santri diperingati pada 22 Oktober untuk mengenang hari ketika KH. Hasyim Asy’ari menetapkan resolusi jihad.Ia menyebut, resolusi jihad ini dalam rangka melawan kolonial Belanda di Surabaya. Saat itu, KH. Hasyim Asy’ari meminta kepada pemerintah agar benar-benar melawan Belanda demi kemerdekaan Indonesia.“Maka peristiwa ini harus dijadikan oleh para santri khususnya, dan umat Islam pada umumnya serta bangsa Indonesia agar mempunyai jiwa jihad fisabilillah. Yaitu mempertahankan Indonesia agar tidak dikuasai oleh negara asing mana pun,” katanya saat dihubungi Kiblat.net, Kamis (22/10/2020).Oleh sebab itu, kata dia, dengan hari resolusi jihad itu bangsa Indonesia harus mempertahankan siapapun dari bangsa lain yang akan menguasai Indonesia. Baik dari ekonomi, tata negara atau politik negara dan segala sesuatu.“Jadi tidak boleh bangsa lain untuk mempengaruhi apalagi sa…

Habib Rizieq Kandidat Doktor Di USIM Malaysia, Disertasinya Sudah 70 Persen Lebih

 



Jum'at, 9 Oktober 2020


Faktakini.net, Jakarta - Habib Muhammad Rizieq B Husein Syihab (HRS) yang populer dipanggil Habib Rizieq sejak lama menghabiskan waktunya demi untuk membela agama Islam, bahkan kini beliau belum bisa pulang ke tanah air karena dicegah oleh pemerintah Saudi Arabia, atas dasar permintaan pemerintah Indonesia. 

Namun walaupun memperoleh banyak hambatan, Habib Rizieq terus berusaha menyelesaikan pendidikannya dan saat ini beliau menjadi kandidat doktor di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), Nilai, Negeri Sembilan.

"HRS saat ini kandidat doktor pada Dakwah dan Manajemen Islam Universitas Sains Islam Malaysia. Disertasinya sudah 70 persen," ujar Kepala Program Dakwah dan Manajemen Islam USIM, Associate Proffesor Dr Kamaluddin Nurdin Marjuni di Kuala Lumpur, Kamis (11/5/2017). 

Pria asal Indonesia alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir tersebut saat ini menjadi promotor pertama Habib Rizieq sedangkan promotor kedua Dr. Ahmed Abdul Malik dari Nigeria.

Kamaluddin mengatakan HRS memulai S3 pada September 2012 di Universiti Sains Islam Malaysia di Program Dakwah dan Pengurusan Islam, Fakulti Kepimpinan dan Pengurusan.

"HRS menulis disertasi dalam Bahasa Arab Manahij At-Tamyiz Bayna Al-Ushul Wa Al-Furu' Inda Ahli Suna Waljama'ah atau Metode Pemisahan Antara Masalah Usuliyyah dan Furui'yyah menurut Ahlu Sunnah Waljama'ah," katanya.

Dia mengatakan HRS saat ini sedang berada di Malaysia beberapa hari secara intensif berjumpa dengan dua orang promotor untuk konsultasi desertasi.

"Saat ini berada pada semester sembilan. Seandainya tidak disibukkan dengan perjuangan dakwah dan politik di Indonesia, maka seharusnya HRS sudah dapat selesaikan program doktornya pada akhir tahun 2015 atau semester tujuh," katanya.

Menurut Kamalludin, HRS adalah seorang yang gigih menambah ilmu pengetahuan terbukti kitab-kitab yang disebutkan untuk referensi penulisan kepada HRS dia akan mencari sampai dapat walaupun kitab itu adanya di luar negeri seperti Mesir, Saudi dan lain-lain.

"Ketika dia mengambil dua mata kuliah (Data Analisis & Metodologi Research) yang diwajibkan kepada setiap mahasiswa program doktor pada semester pertama tahun 2012, Dr. Mikail Ibrahim, dosen mata kuliah Data Analisis terheran-heran melihat kecerdasan HRS yang dapat menyelesaikan seluruh tugasan dengan cemerlang," katanya.

Kamaluddin mengatakan mata kuliah tersebut adalah mata kuliah yang paling sulit dan memerlukan ketelitian mendalam, sedangkan HRS akan membawa laporan hasil kajian berkardus-kardus atas tugas yang diberikan oleh dosen.

Dia mengatakan kegigihan HRS juga nampak pada awal perjumpaan dirinya pada 2012 yang saat itu dirinya menanyakan motifasinya studi S3.

"Saya bertanya 'Habib kenapa mau lanjut ke PhD, sementara Habib kan sudah alim dan merupakan salah satu tokoh agama Islam di Indonesia. Jawabannya, sampai lagi ke tahap alim saya masih perlu belajar dan belajar, sebab sudah tanggung S1 dan S2 sudah di tangan," katanya menirukan.

Kamaluddin mengatakan HRS bilang dalam ilmu akademik dirinya harus meneruskan hingga ke akhir jenjang akademik yaitu PhD sehingga tidak boleh tanggung-tanggung dalam perjuangan apapun.

"Semoga HRS dengan keadaan dakwah di Indonesia yang beliau perjuangkan selama ini, mengarah kepada keadaan yang kondusif, sehingga dia dapat kembali konsentrasi penuh menyelesaikan desertasinya yang tinggal 30 persen saja, sehingga dapat melakukan promosi doktor di awal tahun 2018 mendatang," katanya.(*)

Sumber: antaranews.com

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: