Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab di Palembang

Senin, 26 Oktober 2020
Faktakini.net
Innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Telah wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab usia 50 thn,meninggal jam 13.00 wib, hari ini Senin 26 Oktober 2020.
Dimakamkan besok selasa jam 9.00 pagi di Gubah Hb Ahmad bin Syech Shahab Palembang (ponakan Umar Shahab /fuad Umar Shahab Condet) Alfatehah (SAM)


FPI Sulteng Bantu Evakuasi Barang Korban Banjir Di Kecamatan Tatanga Kota Palu

 




Ahad, 11 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Sabtu (10/10/2020) curah hujan yang tinggi mengguyur Kota Palu dan sekitarnya yang di mulai sejak Jum'at pagi (9/10/2020) mengakibatkan pemukiman warga di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga Kota Palu, Sulawesi Tengah terendam banjir.

Menurut warga sekitar air bercampur lumpur yang datang ke pemukiman berasal dari gunung yang turun ke pemukiman warga, banjir ini juga berdampak pada 112 rumah yang terendam air bercampur lumpur setinggi lutut orang dewasa.

Front Pembela Islam Sulawesi Tengah turun membantu warga, yang di pimpin Akhina Agus selaku Wakil Panglima Daerah Laskar Pembela Islam Sulawesi Tengah bersama puluhan laskar membantu mengevakuasi barang barang warga.

"Saat ini kami kembali berada di desa duyu dimana bulan kemarin juga terjadi banjir yang sama terjadi di lokasi ini, saat ini masyarakat masih siaga banjir mengingat kondisi cuaca kota palu yang sering hujan, Hasil koordinasi dgn panglima daerah ustadz Naim dan atas intstuksi ketua DPD FPI Sulteng ust. Sugianto kaimudin kami akan membangun posko untuk memudahkan dalam membantu warga membersihkan lumpur yg tergenang di dalam rumah mereka.

Setiba di lokasi kami berupaya maksimal membantu warga mengevaluasi barang2 agar terhindar dari genangan air dan lumpur" Ujar Relawan FPI Sulteng Akhiaa Agus Harsono 

Semoga apa yg di lakukan oleh FPI-Hilmi Sulteng selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT




Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: