Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Produk Prancis Diboikot Di Berbagai Negara Islam, Dan Seruan IB HRS Aksi Di Jakarta

Jum'at, 30 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Produk Prancis Diboikot Di Berbagai Negara Islam, Dan Seruan IB HRS Aksi Di Jakarta Klik video:


FPI Langkat Dan Binjai Bimbing Masuk Islam Boru Simorangkir Di Masjid Amal Binjai

 





Ahad, 11 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari ini, Ahad tanggal 23 Safar 1442 Hijriah yang bertepatan dengan tanggal  11 Oktober 2020 miladiyah, DPW FPI Langkat dan Binjai kembali melaksanakan kegiatan acara prosesi Penuntunan Syahadat. 

Alhamdulillah, seorang wanita yang bernama Sabrina Tudamena Boru Simorangkir usia 31 tahun yang berasal dari Kota Siantar dan saat ini sedang bekerja dan bertempat tinggal di wilayah kabupaten Langkat Sumatera Utara, menyatakan dirinya sangat ingin untuk masuk atau memeluk Agama Islam. 

Berkat informasi dari saudara Ustadz Safaruddin yang merupakan da'i di kota Binjai dan kemudian secara intens melakukan komunikasi dengan pengurus FPI Langkat, maka kemudian Penuntunan Syahadat Sabrina Tudamena Boru Simorangkir yang kemudian berganti nama islaminya dengan nama Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir (31 tahun) dilakukan di dalam Masjid Amal kelurahan Setia kecamatan Binjai kota Kotamadya Binjai Sumatera Utara. 

Penuntunan Syahadat Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir dipandu oleh ustadz Riza Azhari selaku Ketua Tanfidzi DPW FPI Langkat - Binjai dan disaksikan oleh para aktivis pengurus FPI Langkat-Binjai serta pengurus Masjid Amal dan para jama'ah ibu-ibu yang sangat antusias menyaksikan pengucapan Syahadat Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir dengan rasa haru yang luar biasa. 

Menurut informasi langsung dari Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir, keinginan dirinya untuk masuk ke dalam agama Islam atas keinginannya pribadi sejak beberapa waktu yang lalu dan kebahagiaannya melihat kehidupan keislaman saudara dan rekan-rekannya sebagai muslim Muslimah. Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir merupakan seorang singgle parent dengan ketiga anaknya yang menjadi tanggungannya sejak beberapa tahun lalu. dorongan keluarga yang sangat setuju dengan keputusannya tersebut juga membuat dirinya menjadi sangat ingin untuk secepatnya memeluk Agama Islam. 

"Insya Allah Subhanahu wata'aala, Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir terus akan dibina bersama ustadz safaruddin sebagai da'i dan dibantu oleh FPI Langkat dan Binjai hingga beliau nantinya mendapatkan pengetahuan dan ilmu-ilmu agama Islam dan diharapkan bisa menjadi syi'ar pula bagi yang lainnya", ujar Ustadz Riza Azhari Ketua DPW FPI Langkat. 

Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir yang kini telah memeluk Agama Islam terlihat sangat bahagia dan haru, apalagi acara tersebut dihadiri para jamaah yang juga merasakan keharuan suasana dari sejak acara dimulai hingga usainya ditambah lagi ketika para jama'ah ibu-ibu dan pengurus masjid Amal menyerahkan bingkisan tanda menyambut saudara seiman dengan alat-alat untuk ibadah, bahkan ikut menyematkan mukena secara langsung setelah usia Sabrina Az-Zahra Boru Simorangkir mengucapkan dua kalimah syahadat sebagai syarat dirinya masuk kedalam Agama Islam yang rahmatan Lil 'aalamiin. 

"Semoga beliau senantiasa dikasih sayangi Allah Subhanahu wata'aala dan Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan menjadi hamba-Nya yang menghuni syurga Allah Subhanahu wata'aala diyawmil akhir kelak beserta seluruh keluarga dan orang-orang yang disayanginya. Aamiin allaahumma aamiin.", tutup Ustadz Riza.










Klik video:




Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: