Langsung ke konten utama

Featured Post

Inilah Susunan Pengurus DPD FPI DKI Jakarta 2020 - 2025, Dibawah Komando IB HRS Siap Berjuang Maksimal

Kamis, 22 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, inilah Susunan Pengurus DPD FPI DKI Jakarta Periode 2020 - 2025, siap berjuang semaksimal mungkin dibawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Imam : Habib Muchsin bin Zaid Al-Attas1. Untuk Majelis Syuro,Ketua MS : Habib Ali Rido Bin Idrus Hasyim Alatas, M. SiSekretaris MS : KH. Muhammad Nur Sasi, L.CKetua Majelis Syariat : Drs. KH. Sulaiman Rohimin, Ket Majelis Penasehat : H. Abdul Rahman, S.KomKet Majelis Pembina : H. Syafei Taher,  S.AgKet Majelis Pengawas : Ust. Muhammad Nurdin (Ust. Jajang)Ket Majelis Kehormatan : Habib Sholeh bin Muchdor Al-Athos2. TanfidziKetua : Abuya KH. Abdul Majid, S.ESekretaris : Ust. Agus MaulanaBendahara : H. AminullahWakabid Da'wah : Ust. Kasyfun NazirWakabid Hisbah : Ust. Ria SusiloWakabid Jihad : Ust. Mohammad IqbalWakabid Penegakan Khilafah : Ust. Salman Al Farisi GhozaliWakabid Organisasi : Hb. Sahid bin Yahya

Damai Lubis Ungkap Alasan Kuat Kenapa Pilkada Serentak 2020 Harus Ditunda



Selasa, 6 Oktober 2020

Faktakini.net

*Damai Hari Lubis*

*Suara - suara masukan sebagai nasihat penting, dari Beberapa Para Tokoh Bangsa ini kepada Jokowi diantaranya termasuk Habib Rizieq Shihab melalui Kelompok FPI, 212 dan GNPF U serta Aliansi Anak Bangsa yang hakekatnya mewakili suara kegelisahan rakyat bangsa ini, namun nampaknya bakal tidak digubris oleh rezim Jokowi yang memiliki kewenangan, untuk*

*TUNDA PILKADA SERENTAK 2020 AGAR :*

*1. TIDAK MENAMBAH KORBAN YANG  ADA, JUGA MENEKAN TUMBUH KEMBANGNYA WABAH COVID 19*

*2.MENCEGAH NEGARA MENGGUNAKAN UANG RAKYAT YANG SIA- SIA UNTUK ANGGARAN PENGOBATAN ATAU PEMAKAMAN JASAD MASYARAKAT KORBAN COVID 19 YANG JUMLAHNYA BISA JADI RIBUAN ATAU PULUHAN RIBU DEMI CALON KADA PILIHANNYA NAMUN TIDAK PEDULI KEPADA KESEHATAN MEREKA*

*3. AGAR TIDAK MENJADI TUNTUTAN HUKUM KEMUDIAN HARI KEPADA DIRI PRESIDEN, OLEH KARENA DIRINYA PATUT MENDUGA BAHWA PULUHAN RIBU ATAU RATUSAN RIBU ATAU MUNGKIN JUTAAN ? MASYARAKAT DAPAT BAKAL MENJADI KORBAN  TERTULAR COVID 19, YANG SEBENARNYA DAPAT DICEGAH OLEH JOKOWI DENGAN CARA MEMBATALKAN PENYELENGGARANN PILKADA SERENTAK 2020*


*Bila nyata Pilkada tetap dilangsungkan serta fakta pandemi covid 19 berakibat banyak menelan korban pasca Pilkada serentak Desember 2020 ini, maka selain tuntutan hukum Presiden Jokowi dapat saja dinyatakan Presiden yang paling sadis selama republik ini merdeka, karena tidak menghargai nyawa WNI demi terselenggaranya  Pilkada pada saat pandemi  dengan prediksi resiko tinggi, yang diantaranya peserta pilkada ada anak dan menantunya*

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: