Langsung ke konten utama

Featured Post

Atasi Banjir, FPI Ngombol Purworejo Bersihkan Jalan Air Dan Selokan Kecamatan

Sabtu, 31 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Beberapa hari ini wilayah Purworejo Jawa Tengah terus diguyur hujan. Beberapa titik sempat banjir bahkan longsor seperti wilayah Pituruh. Sekitar wilayah pusat kecamatan Ngombol juga sempat banjir. Dewan Pimpinan Cabang (DPC FPI) akhirnya berinisiatif untuk melakukan pembersihan saluran air dan selokan atau gorong - gorong. Pagi hari ini Sabtu 31 Oktober 2020 yang dipimpin langsung Tokoh Ulama dari Ngombol yaitu Bapak KH. Zainal Abidin beberapa anggota FPI terlihat turun ke selokan -selokan dan jalan air untuk membersihkan sampah- sampah dan penyumbatan.Para pengurus dan anggota FPI Ngombol juga terlihat ikut turun langsung melaksanakan giat bakti sosial ini. Demikian Kontributor LIF Purworejo Melaporkan.




BHF: Tujuh Pelajar Babelan Bekasi Telah Pulang Dari Polda Metro Jaya Terkait Demo Tolak UU Ciptaker

 




Sabtu, 10 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Team pengacara BHF hingga saat ini masih terus mengurus dan melakukan pendampingan hukum terhadap para tahanan kasus demo tolak UU Ciptaker yang terjadi hari Kamis (8/10/2020) lalu.

Aziz Yanuar SH salah seorang pengacara BHF mengatakan team tujuh orang pelajar asal Babelan Bekasi yang sempat ditahan telah pulang dari Polda Metro Jaya. 

Berikut ini pernyataan BHF yang dikirimkan oleh Aziz Yanuar SH dan diterima oleh Faktakini.net hari Sabtu (10/10/2020) pukul 12.00 WIB:

Assalamu'alaikum wrwb

1. Rifki Maulana SMK 1 Babelan.

2. Naiman SMA SR Babelan

3.Ahmad ramadhan SMK 1 Babelan

4.Perdi SMK 1 Babelan

5.Subur SMK 1 Babelan 

6.Afrizon SMA SR Babelan

7.Aziz SMA SR Babelan, 

ketujuhnya para pelajar dari Babelan Bekasi,alhamdulillah td malam pulang dr polda metrojaya

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: