Langsung ke konten utama

Featured Post

Habib Rizieq Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Senin, 26 Oktober 2020Faktakini.net*HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang**Tony Rosyid*Pengamat Politik dan Pemerhati BangsaSiapa tak kenal Habib Rizieq Sihab? Orang mengenalnya dengan nama HRS. Kalangan Front Pembela Islam (FPI) memanggilnya IB. Singkatan Imam Besar. Suka tak suka, tokoh ini telah menjadi megnet perhatian publik selama hampir empat tahun terakhir. Kemampuannya menghadirkan sekitar tujuh juta massa dalam kasus penistaan agama Ahok telah mengukir sejarah demonstrasi terbesar di Indonesia. Tentu, tanpa mengabaikan peran tokoh-tokoh lain seperti Bachtiar Nasir, Kiyai Maksum Bondowoso, Kiyai Abdurrasyid Syafii yang juga ikut berperan membuat demo itu menjadi sangat besar. Selain kasus dan isunya sendiri memang punya potensi untuk menghadirkan massa dalam jumlah besar.Sejumlah demo berikutnya, ketika HRS yang memberi komando, selalu mampu menghadirkan massa dalam jumlah besar. Tidak saja ketika HRS berada di Indonesia, tapi juga ketika HRS berada di Arab Saudi. Ini arti…

Penyaluran Bantuan HILMI FPI Untuk Warga Korban Banjir Bandang Di Kabupaten Sukabumi



Jum'at, 2 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Banjir bandang yang terjadi pada selasa malam di Wilayah Kabupaten Sukabumi masih meninggalkan bekas duka bagi warga yang terdampak. mulai dari hanyutnya peralatan rumah tangga hingga rumah yang hancur akibat terjangan air yang masuk.

Lumpur dan pasir yang terbawa air akhirnya mengendap di banyak rumah warga. "pada pagi hari lumpur dan pasir sudah mengisi bagian di dalam rumah, ada sebagian rumah yang sangat parah salah satu rumah yang di gunakan untuk pabrik tempe dengan ketingian lumpur hingga selutut", ungkap Habib Husein Assegaf wali LPI Kabupaten Sukabumi (selaku koordinator lapangan).

Tepatnya pada hari kamis 24 september 2020 DPP HILMI FPI mengirimkan kan bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak berupa: pakaian dalam pria/wanita, pempers anak, pembalut wanita, selimut, handuk, daster wanita, sarung serta peralatan mandi seperti sabun, sikat gigi dan pasta gigi.

Selain itu bantuan juga diperuntukan kepada para relawan serta Laskar di lapangan. Bantuan berupa sarung tangan, sepatu boot, agar para relawan dan Laskar yang bekerja dapat terlindungi saat bekerja di lapangan. Serta bantuan peminjaman mesin air untuk penyemprot lumpur. Peminjaman mesin air tersebut diserahkan kepada Kang Awal selalu Ketua DPW Hilmi FPI Kabupaten Sukabumi.

Alhamdulillah bantuan tersebut Berhasil di kirimkan pada malam hari pukul 20:00. Bantuan tersebut langsung diberikan ke Posko Induk yang berlokasi dan bertempat di Ponpes Riyadulmubtadiin, kampung Purwasari desa Cicurug Kabupaten Sukabumi. Posko Induk berpungsi  sebagai posko yang menampung seluruh bantuan yang nantinya akan disalurkan ke masing-masing Posko di 3 (Desa Nyangkoek, Desa Cibuntu dan Desa Bantar) wilayah yang terdampak.

Tiba pada pukul 22:00 WIB di lokasi Posko Induk Pondok Pesantren Riyadulmubtadiin, dan melakukan penyerahan bantuan kepada ketua DPW HILMI FPI Kabupaten Sukabumi. Keesokan harinya Tim DPP Hilmi terjun ke titik lokasi banjir bandang untuk membantu pembersihsn serta perekaman data di lapangan.

 "Alhamdulillah relawan mendapatkan perlengkapan seperti mesin penyemprot air, sepatu boot, sarung tangan dan juga suplemen vitamin untuk menjaga kekebalan tubuh disaat masa Pandemik serta untuk menjaga stamina para relawan " ujar ustad awal.










Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: