Langsung ke konten utama

Featured Post

Sidang Perdana Darmawan Penista Agama Islam Di PN Bandung, Hakim Diminta Hukum Berat Darmawan

Ahad, 25 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Kasus penistaan ajaran Islam yang dilakukan oleh Ir Darmawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Bandung memulai babak baru. Pengadilan Negeri Kota Bandung mulai melakukan persidangan kasusnya pada Kamis (22/10/2020).Dalam persidangan perdana tersebut agendanya menghadirkan Ustaz Muhammad Roinul Balad sebagai pelapor dan Kanighia Ramadhansyah serta Muhammad Ahsan sebagai saksi. Oleh Majelis Hakim ketiganya dimintai keterangan terkait pelaporan terhadap Darmawan pada bulan Agustus 2020 yang lalu.Dalam menjawab pertanyaan Eri Irawan SH selaku Hakim Ketua terkait alasan pelaporannya, Roinul Balad menerangkan bahwa perbuatan terdakwa (Ir. Darmawan) dengan membuat konten video yang berjudul “mengorbankan hewan tidak berdosa” serta “buang Islam dari Indonesia” sangat melukai dan menyinggung perasaan Islam di Indonesia.“Sebenarnya bukan hanya dua video itu saja melainkan ada banyak, setidaknya saya sendiri sudah menonton dela…

Anies Beri Apresiasi PMI yang Sejak Awal Komitmen Terhadap Penanganan Covid-19





Rabu, 7 Oktober 2020

Faktakini.net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Palang Merah Indonesia (PMI), karena bergerak cepat, khususnya dalam hal penangangan Covid-19 di Jakarta sejak awal pandemi.

Hal tersebut disampaikan Anies saat mengukuhkan panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) 2020 secara daring, pada Senin (5/10/2020).

“Kami apresiasi kepada seluruh jajaran PMI, utamanya kepada bapak Ketua Umum PMI, Bapak Muh Jusuf Kalla yang memulai dengan berbagai macam kegiatan PMI di wilayah DKI Jakarta sejak masa awal pandemi ini terjadi, alhamdulillah manfaatmya kita rasakan terus sampai sekarang,” ujar Anies dalam sambutannya seperti dilansir dari Sindonews.com, Senin (5/10/2020).

Selain itu, Anies menjelaskan Bulan Dana PMI 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya dikarenakan kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, kata Anies target penerimaan pun turun menjadi Rp 21 miliar, berkurang dari tahun lalu yang mencapai Rp 26,9 miliar. Meski demikian, Anies tetap optimistis untuk melampaui target yang ditetapkan.


“Mudah-mudahan kita bisa lampaui target. Ini mungkin berbeda dengan pertumbuhan ekonomi karena ini pertumbuhannya solidaritas sosial. Insyaallah pertumbuhan solidaritas sosial tak mengalami resesi dan malah tumbuh berkembang,” harapnya.


Bagi Anies, optimisme melampaui target didasarkan pada semangat masyarakat Indonesia yang gemar gotong royong untuk membantu meringankan beban sesama yang meningkat saat pandemi Covid-19. Salah satunya seperti yang telah berhasil dikumpulkan melalui program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB).

“Justru ini masanya kita bisa menggerakkan orang karena kita sedang menghadapi ancaman kemanusiaan. Berkaca pada pengalaman KSBB lalu, ini menjadi sebuah tren yang hampir sama, jadi saya pesan kepada wali kota, perhatikan tren itu bahwa digenjot pada sisi jumlah donaturnya,” tutupnya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla dan Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Efendi beserta jajaran.

Dani Hamdan, WargaNet.

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: