Langsung ke konten utama

Featured Post

Habib Rizieq Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Senin, 26 Oktober 2020Faktakini.net*HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang**Tony Rosyid*Pengamat Politik dan Pemerhati BangsaSiapa tak kenal Habib Rizieq Sihab? Orang mengenalnya dengan nama HRS. Kalangan Front Pembela Islam (FPI) memanggilnya IB. Singkatan Imam Besar. Suka tak suka, tokoh ini telah menjadi megnet perhatian publik selama hampir empat tahun terakhir. Kemampuannya menghadirkan sekitar tujuh juta massa dalam kasus penistaan agama Ahok telah mengukir sejarah demonstrasi terbesar di Indonesia. Tentu, tanpa mengabaikan peran tokoh-tokoh lain seperti Bachtiar Nasir, Kiyai Maksum Bondowoso, Kiyai Abdurrasyid Syafii yang juga ikut berperan membuat demo itu menjadi sangat besar. Selain kasus dan isunya sendiri memang punya potensi untuk menghadirkan massa dalam jumlah besar.Sejumlah demo berikutnya, ketika HRS yang memberi komando, selalu mampu menghadirkan massa dalam jumlah besar. Tidak saja ketika HRS berada di Indonesia, tapi juga ketika HRS berada di Arab Saudi. Ini arti…

Aksi 1310 Tolak UU Cilaka Sukses, Ratusan Ribu Massa Padati Area Patung Kuda Monas

 




Selasa, 13 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari ini, Selasa 13 Oktober 2020 ratusan ribu massa peserta aksi 1310 tolak UU Cilaka (Cipta Lapangan Kerja) atau Omnibus Law tumpah ruah memadati area Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat. 

Sebelum acara resmi dibuka, Ustadz Abdul Qodir Aka sempat memberikan pengantar dari atas mobil komando FPI. 

Dihadapan ratusan ribu massa termasuk Jurnalis Faktakini.net, Ustadz Aka menegaskan aksi hari ini harus berlangsung tertib, jangan sampai terpancing oleh provokator yang ingin membuat kerusuhan. 

Orator selanjutnya Ustadz Salman Alfarisi dari DPD FPI DKI sekitar pukul 13.00 WIB menyatakan pihak yang harus dipersalahkan dalam UU Ciptaker bukan hanya DPR tetapi juga Presiden Jokowi. Ustadz Salman pun menyerukan Jokowi untuk mundur saja. 

Orator selanjutnya Ustadz Awit Masyhuri menepis hoax yang beredar bahwa aksi menolak UU Ciptaker ditunggangi oleh pihak asing, padahal justru yang berada di balik UU inilah yang telah ditunggangi oleh pihak asing! Tegas Kyai Awit. 

Selanjutnya ada orasi dari Hajjah Nurdiati Akma, 
Muhammad Saleh, Budi Sudjana, Gus Nur dan lainnya. 

Alhamdulillah massa aksi tidak mempan diprovokasi oleh oknum yang berusaha mengganggu aksi ini yang menyetel suara speaker tandingan keras-keras. 

Sekitar pukul 14.30 WIB Habib Muhammad bin Hussein Alatas membacakan Hizb Nashr yang diikuti oleh puluhan ribu massa yang hadir. 

Setelah Sholat Ashar berjamaah, secara bergantian Habib Muhammad Alatas, Habib Ali Alatas dan KH Shobri Lubis membacakan maklumat penting dari Kota Suci Mekkah dari Imam Besar Habib Rizieq Shihab. 

Isi maklumat yang disampaikan dalam bahasa Arab, Inggris dan Indonesia itu berisikan bahwa Setelah melalui Proses Perundingan Panjang antara IB-HRS dan OTORITAS SAUDI ARABIA, Tanpa Bantuan REZIM ZALIM INDONESIA, akhirnya terdapat kejelasan dan titik terang mengenai kepulangan IB-HRS.

Alhamdulillah was Syukrulillah. Pada hari ini IB-HRS secara resmi sudah dicabut CEKAL-nya dan sdh dibebaskan dari DENDA apa 
pun, karena IB-HRS TIDAK BERSALAH.

Selanjutnya IB-HRS menunggu PROSES ADMINISTRASI BAYAN SAFAR (Exit Permit) & 
Pembelian Tiket, serta Penjadwalan utk KEPULANGAN ke INDONESIA.

DPP FPI & UMAT ISLAM INDONESIA menyampaikan TERIMA KASIH secara khusus kepada 
Pemerintah Saudi dan semua pihak yg telah ikut andil membantu IB-HRS, termasuk semua Umat yg 
selalu mendoakan beliau.
In-sya Allah, IB-HRS akan segera pulang ke Indonesia utk memimpin REVOLUSI SELAMATKAN 
NKRI.

Sebagaimana lazimnya aksi-aksi unjukrasa dibawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab, Aksi 1310 tolak UU Cilaka ini dihadiri ratusan ribu massa, serta berlangsung lancar, sukses dan tertib. 

Para peserta benar-benar mentaati komando dari Anak NKRI, FPI, PA 212,GNPF Ula dan HRS Center yang meminta untuk tidak terprovokasi oleh pihak yang ingin merusak aksi, dan hanya mentaati perintah dari mobil komando FPI yang berada di lapangan. 

Sebagaimana diketahui Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI)  mengadakan aksi menolak pengesahan UU Cilaka karena UU ini dinilai sangat merugikan buruh dan rakyat. 

Aksi pada hari Selasa 13 Oktober 2020 ini dilakukan serempak di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta.



Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: