Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Ajak Warga Produktif Selama PSBB, Pemprov DKI Beri Bibit Gratis untuk Bercocok Tanam



Kamis, 1 Oktober 2020

Faktakini.net

Ajak Warga Produktif Selama PSBB, Pemprov DKI Beri Bibit Gratis untuk Bercocok Tanam

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat harus mengerjakan segala sesuatunya di rumah. Belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah dari rumah. Hal tersebut membuat masyarakat menginginkan aktivitas baru untuk lebih produktif.

Salah satu aktivitas produktif yang bisa dilakukan warga DKI ialah dengan bercocok tanam di rumah.

Untuk warga DKI yang ingin bercocok tanam, Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungannya.Yaitu dengan menyediakan bibit gratis untuk warganya.

Hal itu diinformasikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Instagram-nya @aniesbaswedan, Senin (28/9/2020).

"Punya hobi bercocok tanam selama selama #dirumahaja? Warga Jakarta bisa mendapatkan bibit gratis dari @dkpkp.jakarta," tulis Anies dalam unggahannya.

Untuk pengajuannya, lanjut Anies bisa dilakukan secara online melalui melalui link http/openstreetmap.id/dkpkp. Setelah mendaftar, bibit akan dikirim melalui jasa pengiriman yang tersedia.

Masyarakat yang mengajukan permohonan bibit dapat datang langsung ke kantor dengan membawa photo copy KTP dan KK atau menunjukkan surat persetujuan permohonan bibit dari Kepala Dinas KPKP.

Satu KTP warga DKI Jakarta dapat diberikan 2 bibit tanaman dengan cara langsung mendatangi lokasi kebun.

Apabila diperlukan bibit lebih dari 2 sd 10 pohon, masyarakat harus mengajukan permohonan kepada Kepala UPT.

Tetapi apabila lebih dari 10 pohon, masyarakat wajib mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas KPKP.

"Selain melayani permohonan bibit tanaman, Kebun Bibit Ragunan juga menjadi pusat pelatihan perbenihan. Masyarakat baik dari kalangan pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum bisa belajar tentang perbanyakan bibit tanaman," jelasnya.

Lebih lanjut Anies menyebut bahwa Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman merupakan UPT Dinas KPKP yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kebutuhan benih dan bibit tanaman baik benih padi, bibit tanaman biofarmaka (tanaman obat), tanaman sayuran dan tanaman buah-buahan disediakan di 14 kebun bibit yang tersebar di 5 wilayah kota," pungkasnya.

Oleh: Ara Deeya, Pemerhati Lingkungan

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: