Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Ahmad Khozinudin: Rakyat Anggap Yang Brengsek Cuma DPR, Jika Presiden...




Sabtu, 10 Oktober 2020

Faktakini.net

*RAKYAT ANGGAP YANG BRENGSEK CUMA DPR, JIKA PRESIDEN....*

Oleh : *Ahmad Khozinudin*

Sastrawan Politik

Ada yang menyatakan, RUU Omnibus Law Cipta Kerja  itu usulan eksekutif, dari Presiden. Jadi, jangan hanya DPR yang dipersalahkan. DPR hanya membahas dan mengesahkan. Materi muatan RUU, semua dipersiapkan eksekutif.

Tidak keliru, itu memang usulan presiden. RUU Omnibus Law Cipta Kerja bukan usulan Dewan. Tapi anggota DPR itu kan wakil rakyat, bukan wakil eksekutif. Kenapa, saat rakyat menolak RUU Cipta Kerja, DPR justru mengesahkannya ?

DPR itu selain fungsi legislasi juga kontrol. DPR itu mewakili rakyat untuk mengontrol pemerintah. Bukan jadi stempel politik Presiden. Kita tahu, RUU Cipta Kerja maunya Presiden, kenapa DPR ikuti maunya Presiden dan mengabaikan maunya rakyat ?

Okelah, sekarang Presiden sebut itu yang mengesahkan UU Cipta Kerja DPR. Jangan salahkan Presiden, jika tak setuju bawa ke MK.

Namun, sebenarnya Presiden bisa terbitkan Perppu untuk membatalkan UU hasil legislasi DPR. Jika presiden, tak mau terbitkan Perppu, itu artinya Presiden sama berengseknya seperti DPR. Presiden tak lagi bisa mengelak itu produk DPR, atau buang badan ke MK.

Kalau Presiden terbitkan Perppu, rakyat cukup marah kepada DPR. Rakyat akan melihat, presiden berpihak kepada rakyat, ketimbang DPR yang ngaku wakilnya rakyat.

Presiden akan dianggap membela rakyat, ketimbang kepada kaum kapitalis yang ingin menjajah negeri ini lebih dahsyat melalui UU Cipta Kerja. Presiden adalah pelindung, pengayom dan pelayan rakyat. Bukan antek kapitalis.

Ayolah pak Presiden, masih ada waktu. Tunjukkan Anda di pihak rakyat. Tunjukkan Anda, tidak bisa disetir DPR, tidak bisa ditekan asing aseng.

Ayolah pak Presiden, lawan semua anggota DPR, lawan asing aseng, seperti pidato heroik Anda saat kampanye pilpres. akan saya lawan ! Begitu bahasa tegas anda.

Ayolah, selamatkan buruh Indonesia. Selamatkan Petani Indonesia. Selamatkan lingkungan alam Indonesia. Selamatkan pelaku usaha Indonesia dari pertarungan brutal melawan pemodal besar. Selamatkan bangsa ini dari penjajahan berkedok investasi.

Ayolah, terbitkan Perppu yang membatalkan UU Cipta Kerja. Nyatakan, negara genting, negara dalam ancaman penjajahan. Nyatakan, presiden membatalkan UU Kapitalis yang menyengsarakan rakyat negeri ini. [].

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: