Langsung ke konten utama

Featured Post

Hari Kedua, FPI Purworejo Turunkan Laskar Bantu Korban Longsor Di Kalijering Pituruh

Selasa, 27 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta -  Relawan FPI Purworejo hari ini Selasa, 27 Oktober 2020 masih terus turun membantu korban banjir dan longsor diwilayah terparah Desa Kalijering kecamatan Pituruh. FPI bersama beberapa relawan kemanusiaan seperti KJB dan S3 Purworejo turun langsung membantu meringankan beban korban yang selamat dan beberapa luka-luka. Selain membuka akses jalan yang berlumuran lumpur parah para Laskar terlihat membawa nasi bungkus untuk para korban, obat-obatan, baju, dan berbagai bantuan lainnya. Untuk para dermawan yang mau ikut membantu meringankan korban yang ditaksir kerugiannya mencapai milyaran rupiah bisa menghubungi Bendahara DPW FPI Purworejo Ir. Muhammad Mansur di Nomor wa +62 853-7784-2497. Demikian Kontributor LIF Purworejo Melaporkan.




Klik video:


Ziarah Warga Ke Makam Pahlawan Revolusi Di TMP Kalibata Lancar, Massa Pendemo Gagal Mengganggu Lalu Ngibrit Ketakutan



Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari ini, Rabu (30/9/2020) adalah hari yang memilukan bagi rakyat Indonesia, karena tepat 55 tahun lalu, Partai Komunis Indonesia (PKI) melakukan pembantaian keji terhadap para Jendral, lalu Mencenplungkan jenazah mereka ke sebuah sumur kecil di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Karena itu hari ini umat Islam, warga masyarakat beserta para purnawirawan TNI berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) ke Makam para Pahlawan Revolusi korban pembantaian PKI.

Alhamdulillah kegiatan Purnawirawan Pemgawal Kedaulatan Negara (PPKN) Ziarah KE TMP Kalibata dalam memperingati G/30/S/PKI ini berjalan sukses.

Namun ironisnya, di acara ziarah ini muncul massa pendemo liar yang berusaha mengganggu. Sepertinya baru sekali ini orang sedang berziarah ke kuburan ada yang mau ganggu.

Namun alhamdulillah berkat kesigapan dari para massa anti PKI antara lain dari Satgas FKKBM (Purn Baret Merah), Purn Marinir, Purn Kostrad, FKPPI, PPM, FPI, BAT-FPI, Jawara (Bang Japar), BJB 411 dan lainnya para pengganggu dapat di usir dan dipukul mundur bahkan kocar kacir mereka ngibrit lari ketakutan.

Ikut hadir mantan Panglima TNI Pak Gatot Nurmantio, Mantan KSAL (Slamet Subianto), Mantan KSAU (Imam Sufaat), mantan Danjen Koppasus Mayjend Sunarko, Mantan DanKor Marinir Letjend Mar Suharto serta ratusan Pati, Pamen, Pama, dan Bintara, serta tak lupa emak-emak militan yang juga hadir penuh semangat.











Klik video:



Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: