Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI, Harga Diri, Dan Panggung Sejarah

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_Fiqhul Harokah_

*FPI, HARGA DIRI, DAN PANGGUNG SEJARAH*

Iman (tauhid) memberikan 'izzah, tanpa iman seseorang tidak akan memiliki 'izzah, dan Rasulullah Saw tak lain diperintahkan Allah Swt untuk menancapkan 'izzah kedalam dada manusia. Fakta dengan "laa ilaha illallah" bangsa Arab jahiliyah berhasil memperbaiki dirinya, menghasilkan pribadi-pribadi yang sarat dengan sifat-sifat mulia, mengukir sejarah yang menggetarkan, menguatkan persaudaraan, menaklukan musuh-musuh, membangun peradaban dunia. Inilah pengaruh keimanan dan pergerakan. Firman Allah Swt :

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imraan : 139)

Ayat ini pengarahan dari Allah Swt, pengakuan akan Allah sebagai Tuhan, yang membangkitkan kekuatan …

WNI Ditolak Masuk Negara Lain Tapi Malah Anies Yang Disalahkan, Ruhut Kelilipan Lagi

Sabtu, 12 September 2020

Faktakini.net

RUHUT KELILIPAN LAGI

by M Rizal Fadillah

Ruhut dengan "gagah" menyalahkan Gubernur Anies Baswedan atas tertolaknya warga Indonesia untuk memasuki 59 Negara  akibat masih naiknya angka penularan Covid 19. Jakarta jadi kambing hitam. Ini model kelilipan nyata dari anggota PDIP Ruhut Sitompul. Masa Gubernur yang disalahkan. Kalau urusan negara, ya Presiden dong. Kalau yang dilarang masuk itu berasal dari warga Jakarta, bolehlah.

Ruhut selalu sinis kepada Anies. Padahal Anies adalah Gubernur yang super serius menangani pandemi Covid 19.  Jika kembali PSBB yang jadi alasan, Gubernur Jawa Barat pun memperpanjang PSBB untuk Bogor, Depok, dan Bekasi. Tetapi kenapa tidak dikritisi oleh Ruhut ? jawabnya mudah sekali, ya kelilipan itu. Kepada bossnya, Jokowi tentu lebih tidak kelihatan lagi. Nah yang begini namanya "blind spot".

Pukulan atas karut marut penanganan Covid 19 adalah larangan masuk 59 Negara. Di medsos ada sindiran Indonesia hebat menjadi negara yang disegani eh ditakuti oleh dunia. Memprihatinkan sekali, padahal soal pendanaan sudah menggunakan Perppu dan UU yang dapat dikategorikan "merampok" APBN karena kebebasan memakai tanpa harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

Ditambah kontroversi "percobaan" vaksin Cina yang ada kegagalan. Sudah mahal bermasalah.

Jika Ruhut bersikeras Anies adalah penyebab, maka baiknya dilakukan saja pengusutan secara terbuka siapa yang menjadi penyebab dan penanggungjawab sesungguhnya. Apakah Anies, Menkes, Gugus Tugas atau memang Presiden ? Komisi "fact finding" harus dibentuk.
Hal ini agar akurat desakan mundur kepada  pejabat yang dinilai bertanggungjawab.

Ruhut sepertinya sangat tendensius dalam mengemukakan tuduhannya kepada Anies. Meski tidak berpengaruh kepada kedudukan Anies saat ini sebagai Gubernur, namun "pandangan kebencian" ini dinilai tidaklah patut.

Adalah hak Ruhut untuk berpendapat tentang Anies tetapi hak orang lain juga untuk menilai mengenai Ruhut. Jika Ruhut mendesak Mendagri untuk mem-Plt kan Anies, maka boleh juga orang lain mendesak agar Presiden juga di "Plt" kan. Artinya dimundurkan.

Mari kita kuat-kuatan argumen, bukan kuat-kuatan kekuasaan atau kekayaan. Siapa yang lebih patut mundur, Gubernur DKI atau Presiden RI ?

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 12 September 2020

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …