Langsung ke konten utama

Featured Post

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Akibat penerapan Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibully sekelompok orang. Menurut keterangan dari warganet termasuk dari pemerintah pusat juga ikut-ikutan bully Anies.

Pemilik akun face-book Lutfi Ubaidi mengungkapkan kekesalannya terhadap pemerintah karena juga ikut-ikutan bully Anies dengan buzzer bayaran.

Ia mengatakan bahwa Surabaya dalam kasus Covid-19 diberlakukan sebagai zona hitam. Namun, tidak ada yang protes terhadap Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya soal penanganan Covid-19.

"Surabaya hitam, mereka diam, gak ada yg nyuruh risma mundur," ungkap Ubaidi.

Begitu juga yang terjadi di Sragen dan Semarang diminta untuk injak rem darurat oleh Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Juga tidak ada yang kritik Ganjar soal penanganan Covid-19.

"Sragen kritis, dan S…

Wasekjen MUI Hadiahi Umroh Peserta MTQ Yang Menolak Dipaksa Lepas Cadar, Masya Allah..



Rabu, 16 September 2020

Faktakini.net, Jakarta -

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal MUI, KH Tengku Zulkarnain, angkat bicara soal viralnya video seorang peserta MTQ yang mundur karena menolak membuka cadarnya.

Ustaz Tengku Zul mengapresiasi langkah yang diambil oleh peserta putri MTQ ke-37 Sumatera Utawa tersebut.

"Kamu harus berbesar hati nak. Ada berjuta-juta wanita bercadar di seluruh dunia. Bapak mengapresiasi, mudah-mudahan Allah memberimu pertolongan, dunia akhirat. Rasulullah memberi syafaat di hari kiamat. Quran menolongmu di hari kiamat," kata Tengku Zul seperti yang dikutip Hops.id --jaringan Suara.com.

Tengku Zul pun menyarankan agar peraturan untuk menghindari kecurangan dalam lomba MTQ ini bisa diperbaiki.

Ia mengungkap bahwa pemeriksaan cadar dalam MTQ dilakukan oleh petugas wanita sebelum peserta naik panggung, bukan ketika sudah berada di atas panggung di depan banyak orang seperti yang terlihat dalam video.

"Tapi kalau sudah tampil, kemudian disuruh membuka cadar, alasannya karna cadar mengganggu bacaan, atau mulutnya harus dilihat, ini peraturannya harus diubah," kata Tengku Zul di acara Apa Kabar Malam, Rabu (9/9/2020).

Menurut Tengku Zul, pemaksan membuka cadar masuk dalam kategori pelanggaran syariat Islam. Terlebih, dalam susunan acara, tidak ada larangan penggunaan cadar.

"Undang-undang Dasar 1945 pun menjamin. Tidak boleh terulang, peraturan ini tidak boleh terjadi. Silakan kalau ada upaya untuk mengatasi kecurangan, periksa duluan, oke. Tapi kalau sudah tampil, diperiksa, tidak ada hak siapapun melarang orang yang menjalankan syariat Islam," jelas ustaz berdarah Melayu Deli tersebut.

Selain mengapresiasi tindakan yang diambil peserta MTQ itu, Tengku Zul juga menawarkan hadiah kepada perempuan tersebut.

"Langkah dia sangat tepat, kita harus memberi hadiah untuk ananda ini. Ananda tahun depan akan umrah. Akan saya carikan dananya untuk umrah," kata Tengku Zul.

Sumber: suara.com

Klik video:

Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…