Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Laskar FPI Bogor Raya Dan BAZNAS Bersihkan Puing Untuk Bangun Kembali Musholla Di Cicurug

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Untuk menjalankan amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab, FPI beserta Sayap Juangnya (HILMI) selama ini begitu aktif membantu warga masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk korban bencana banjir bandang yang terjadi pada hari Senin (21/9/2020) di kawasan Cibuntu di Desa Pawasawan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Front Pembela Islam (FPI) beserta sayap juangnya HILMI dengan sigap langsung terjun ke lokasi banjir bandang Cicurug, Senin (21/9/2020) malam terutama ke dua kampung yang terdampak berat yaitu Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari dan Kampung Cibuntu Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug.

Puluhan Relawan HILMI FPI Sukabumi, Jabar dan lainnya dengan sigap membersihkan lumpur sisa banjir dan longsor di perumahan warga, masjid, musholla dan lainnya. Dan kegiatan ini masih terus berlangsung hingga hari saat ini.

Dan pada Hari Ini, Rabu, 30 September 2020 LPI (Laskar Pembela Islam) Bogor Raya bekerja sama dengan BAZNA…

Ustadz Abdul Somad: Masyarakat Sumatera Barat Paling Pancasilais



Senin, 7 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penceramah kondang asal Pekanbaru, Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri sekaligus mengantarkan sahabatnya, Erman Safar, untuk mendaftar sebagai Calon Wali Kota Bukittinggi.

Kehadiran UAS memicu massa yang cukup banyak ketika arak-arakan Erman Safar-Marfendi dari Lapangan Kantin Bukittinggi via Jam Gadang, Pasar Atas sampai Kantor KPU Bukittinggi, Ahad (6/9/2020). Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra, PKS dan Golkar.

Bukan hanya UAS, turut hadir Wakil Sekjen MUI Pusat Ustaz Tengku Zulkarnaen, Ustaz Zulkifli M Ali dan Ustaz Jel Fathullah. Sementara petinggi partai yang hadir nampak Pendiri sekaligus Waketum Partai Gerindra Fadli Zon dan Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat Ade Rosiade.

Saat berbicara di depan warga Bukittinggi, UAS menyinggung pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyangsikan jiwa Pancasila warga Sumbar beberapa hari lalu. Bagi UAS masyarakat Sumbar dan Minangkabau adalah masyarakat yang paling mengerti dan menjiwai Pancasila.

“Masyarakat Sumbar masyarakat yang paling beradat, masyarakat yang paling beragama dan paling Pancasilais,” ujar UAS, seperti dilansir Republika.co.id.

Karena sadar kerumunan massa tidak dianjurkan di masa pandemi, UAS mencoba meminta massa untuk bubar dengan tertib. UAS menghargai massa yang datang secara spontan.

“Untuk mematuhi protokol kesehatan, kita tunjukkan kita orang yang mengerti dan beradab. Mari kita sama-sama pulang ke rumah,” kata UAS.

Foto: Fadli Zon

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …