Langsung ke konten utama

Featured Post

Anies Bikin Bangga! Jakarta Dibawa Jadi Kota Terbaik Dunia, Menang Ajang Sustainable Transport Award

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net๐Œ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐ ๐š๐ค๐š๐ง! ๐ƒ๐Š๐ˆ ๐‰๐š๐ค๐š๐ซ๐ญ๐š ๐Œ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐๐ข ๐๐ž๐ฆ๐ž๐ง๐š๐ง๐  ๐๐ข ๐€๐ฃ๐š๐ง๐  ๐’๐ฎ๐ฌ๐ญ๐š๐ข๐ง๐š๐›๐ฅ๐ž ๐“๐ซ๐š๐ง๐ฌ๐ฉ๐จ๐ซ๐ญ ๐€๐ฐ๐š๐ซ๐Untuk pertama kalinya, di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jakarta kembali menorehkan penghargaan yang membanggakan. Penghargaan itu diraih dari ajang Sustainable Transport Award. Capaian itu sekaligus menjadikan Jakarta sebagai kota pertama di Asia Tenggara mengalahkan puluhan kota besar dunia lainnya, seperti Auckland, Bogota, Buenos Aires, Charlotte, Frankfurt, Moscow, San Francisco dan Sao Paulo.Sustainable Transport Award (STA) merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada kotayang telah menunjukkan komitmen, kemauan politik serta visi dalam bidang transportasi perkotaan berkelanjutan selama 2 tahun (18 bulan) ke belakang. Diselenggarakan sejak tahun 2005, komite STA terdiri dari para ahli dan organisasi skala internasional di antaranya; WRI Ross Centre for Sustaina…

Telah Wafat Habib Abdillah bin Muhammad Asseggaf Dan Zulfikar Ben Tgk. Abdurrahman Laskar BAT Aceh Utara


Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net

Innalillahi wainna ilaihi rojiun.

Telah wafat Sayyid Abdillah bin Muhammad Asseggaf ifar Ustz Umar Abdul Aziz .dekat musollah Alkaff 14 Ulu lrg Famili Setia Palembang,
Selasa, 29 September 2020

..

Telah wafat Zulfikar Ben Tgk. Abdurrahman
Laskar BAT Aceh Utara

Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang paling mulia

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: