Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Muhammad bin Ahmad Alqadrie ketua Dewan syuro DPD FPI Kalbar

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un telah berpulang kerahmat allah SWT Alhabib Muhammad bin Ahmad alQadrie ketua dewan syuro DPD FPI Kalbar Rabu 30 September 2020 pukul 14.40 wib,

di kediaman beliau jl Husein Hamzah komplek mitra utama 1...

semoga segala amal baik beliau diterima Allah SWT dan dimaafkan segala kesalahan nya dan insyaallah Husnul khatimah..

aminn ya robbana ya karimm

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ketua Yayasan: Sangat tak Etis Ulama Di Atas Mimbar Diserang dengan Keji



Senin, 14 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi meminta aparat segera mengungkap siapa dalang penusukan terhadap Syekh Ali Jabir. Syekh Ali ditusuk anak muda saat ceramah di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang, Pusat, Bandarlampung, Ahad (13/9) sore. "Mudah-mudahan segera diungkap siapa dalangnya," kata Habib Abdurrahman saat dihubungi, Senin (14/9/2020).

Habib Abdurrahman mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui apa motif pelaku yang menusuk Syekh Ali. Namun sementara ini, sudah banyak yang menyimpulkan bahwa pelaku penusukan merupakan orang gila.

Habib Abdurrahman berharap, aparat tidak cepat membenarkan bahwa pelaku memang merupakan orang gila sehingga tak perlu diproses. Menurutnya, terlalu dini jika pelaku cepat disimpulkan orang yang mengalami gangguan kejiwaan. "Menurut saya terlalu prematur kalau dikatakan ini orang gila yang melakukannya," katanya.

Karena itu, kata Habib Abdurrahman, untuk menyimpulkan perlu pendalaman yang biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Jadi aparat kepolisian harus mengusut tuntas kasus ini untuk menangkap dalangnya. "Mudah-mudahan segera bisa didalami dan diketahui motifnya dan bisa juga didalami siapa dalangnya," katanya.

Menurutnya, tuntas tidaknya kasus ini menjadi tolak ukur sejauh mana perhatian aparatur negara di kepolisian terhadap ulama. Karena ulama milik umat yang harus dijaga keselamatannya. "Di sinilah kita akan melihat dan mampu untuk menilai sampai sejauh mana perhatian para aparatur negara terhadap ulama," katanya.

Habib Abdurrahman mengatakan, sangat tidak etis seorang ulama sedang berada di atas mimbar, menyampaikan pesan-pesan mulia diserang dengan cara-cara keji. Untuk itu polisi harus mengusut tuntas siapa dalangnya, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"Karena beberapa waktu lalu sudah ada kejadian juga tapi berulang lagi dan berulang lagi. Sepertinya ini dikarenakan pengusutannya belum terlalu dalam," katanya.

Jangan sampai kata dia, dengan tidak tuntasnya mengusut kasus terhadap pelaku dan tidak ditemukan dalangnya, penyerangan terhadap ulama terjadi lagi. Karena hanya polisilah yang bisa mengungkap kasus ini. "Jadi kita menginginkan itu tida terjadi dan itu dapat dilakukan oleh aparatur negara kita," katanya.

Foto: Syekh Ali Jaber

Sumber: Republika.co.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …