Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Lampung Peringati Maulid Nabi Dan Lantik DPC FPI Tanjung Karang Barat Dan Pusat

Ahad, 1 November 2020
Faktakini.net, Jakarta - Hari Sabtu (31/10/2020) DPD FPI Lampung mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, sekaligus melakukan pelantikan dua DPC, yaitu:
1.DPC FPI Tanjung Karang Barat (TKB)  2.DPC FPI Tanjung Karang Pusat
Kegiatan ini bertempat di Masjid Falahuddin Sukajawa Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung dan dihadiri Oleh Ketua DPD FPI Lampung H Fidyan Fuad didampingi oleh Sekretaris DPD FPI Lampung,Para Habaib, kiyai, Ustadz, dan Santri. 
Pengawalan dan Pengamanan dijaga oleh Sayap juang FPI Lampung, BAT dan LPI ,TNI dan Polri
Habib Umar Assegaf Imam Daerah FPI Lampung saat melantik dan membaiat kepada para Tanfidzi TKB dan TKP, mengatakan, "Antum semua agar taat kepada Allah dan Rosulullah, dan taat kepada pimpinan. Jangan kendor dlm ber Amar maruf Nahi Munkar.Semoga istiqomah dlm perjuangan".
Sumber:  Kontributor LIF Lampung (Mance Sr)


Siapakah Sebenarnya FPI?



Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

*SIAPAKAH SEBENARNYA FPI ?*

Oleh : Muzaki Ruthab

Konsepsi perjuangan Islam adalah berbasis tauhid dalam istilah lain monoteisme. Tauhid menjadi cara pandang untuk melihat dunia sebagai sistem yang utuh, menyeluruh dan harmonis, yang selalu diorientasikan dalam tujuan ilahi. Maka, dengan sendirinya ketika memahami Islam dengan benar, Islam sebagai agama tauhid akan menjawab persoalan-persoalan duniawi (politik, sosial dan ekonomi) tidak hanya sampai kepada tataran formalitas ritual semata.

Islam adalah agama yang transformatif memiliki manfaat besar bagi peradaban manusia. Islam bukan sebagai ajaran penyerahan diri yang membuat kaum muslimin menjadi tidak berdaya dalam menghadapi kekuatan arus perkembangan masyarakat, tetapi Islam merupakan sebuah basis gerakan ideologis populistik yang mampu menegakkan keadilan dan membebaskan manusia dari belenggu-belenggu penindasan.

Perjuangan melawan penindasan, membela dan membebaskan kaum tertindas merupakan puncak perjuangan kemanusiaan yang tertinggi dalam Islam. Dan ini salah satu ukuran nilai kehidupan manusia atau setidaknya usaha menjalani hidup di dunia untuk semakin menjadi manusia sesungguhnya (khalifah fil ardh)

Dengan kata lain paham ini adalah suatu usaha kontekstualisasi ajaran-ajaran dan nilai-nilai Islam pada masalah-masalah kongkret di sekitarnya dan sebagai reaksi terhadap situasi ekonomi dan politik yang dinilai menyengsarakan rakyat.

Kelahiran FPI sebagai sebuah gerakan Islam adalah merupakan pelanjut visi dan misi Islam yang keberadaannya secara esensial, telah ada sejak lahirnya Islam.

Fakta kehadiran Islam adalah untuk membebaskan umat manusia dari penghambaan manusia kepada sesama manusia, membebaskan belenggu penindasan atau membela kelompok yang tertindas. Mengangkat derajat kaum hawa, memperjuangkan kelas bagi kaum budak untuk merdeka, merombak sistem tradisi yang jahil (mengubur hidup-hidup bayi perempuan, dll).

FPI lahir untuk mendobrak paradigma berfikir mayoritas muslim kalangan santri yang selalu menempatkan tuntutan syar'i dengan menempatkan teks-teks agama hanya dijadikan sebagai rutinitas agama (sebatas aturan fiqih), bukan menjadi suatu sistem keyakinan (tauhid/aqidah) yang dapat menginspirasi umat islam dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tataran _amr ma’ruf nahi munkar_ misalnya, selama ini landasan tersebut hanya diimplemtasikan dalam tatanan fiqih (sholat, puasa, shadaqah, dan lain sebagainya), dan FPI menjadikan amr ma'ruf nahi munkar itu konkret dan tatanan fiqih yang selama ini hanya menjadi kitab berjalan terimplementasikan dalam ranah sosial.

Dan gerakan FPI dengan tegas menggulirkan ide NKRI bersyari'ah di tengah kekuasaan politik yang phobia Islam menggulirkan isue radikalisme. Islam kembali menjadi diskursus ideologis di kalangan santri milenial mereka semakin memahami Islam melalui FPI.

Dan lebih dari itu gerakan FPI semakin memunculkan jati diri Islam yang sebenarnya yaitu mengambil peran dalam membela kelompok tertindas, baik ketertindasan dalam hal religius atau politik dan penindasan ini dapat terlihat dalam tatanan sosial dan ekonomi.

Terlihat dalam gerakan aksi bela Islam, aksi bela Qur'an, gerakan melawan Ahok, gerakan melawan dominasi segelintir orang yang menguasai ekonomi negara, gerakan melawan kriminalisasi, gerakan melawan kecurangan Pemilu, gerakan melawan penista agama dsb.

Mengacu pada persoalan di atas, maka FPI mentransformasikan gerakannya untuk perubahan sosial. Bagi FPI Islam tidak hanya menekankan pada formalitas ibadah ritual belaka, tanpa menghiraukan tatanan sosial seperti tegaknya keadilan dan hak-hak kemanusiaan. Bagi FPI Islam semangat yang revolusioner sebagai wujud pembelaan diri dari berbagai penindasan. Sudah menjadi keharusan Islam menjadi sebuah sistem keyakinan (tauhid) yang menjiwai setiap muslim untuk melawan berbagai penindasan.

Gerakan FPI akan menjelma jadi gerakan raksasa di Indonesia selama struktur gerakan ini memahami dan mampu bagaimana mengelolah sumber daya yaitu jutaan pemuda milenial yang terpesona dengan FPI. FPI harus memiliki konsep dan metode gerakan yang sistematis dan sistem kaderisasi yang baik. Kalau tidak FPI hanya akan jadi gerakan yang muncul karena momentum dan isue tertentu saja dan lambat laun akan kembali kehilangan perannya..!

Allahu waliyyut-taufiq wahuwa a'lamu bish-showab

*Muzaki Ruthab*
✍ Desember 17- 12 - 2019

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: