Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

PUSHAMI Serahkan Bantuan HP Untuk Kegiatan Belajar Meisya Putri Tahanan Kasus Molotov Bogor



Kamis, 24 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Para pengacara dari Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) hingga saat ini terus melakukan pembelaan hukum terhadap para, tahanan yang ditangkap atas tuduhan melakukan pelemparan bom molotov terhadap posko PDIP di Kabupaten Bogor dan Cianjur.

Perkembangan terkini, kepada Faktakini.net Aziz Yanuar SH salah satu pengacara PUSHAMI mengatakan anak dari salah seorang tahanan tidak bisa belajar secara daring.

Penyebabnya karena HP miliknya yang baru dibelikan oleh ayahnya untuk belajar, ikut disita oleh polisi dan belum dikembalikan, sehingga Meisya, nama bocah tersebut, terbengkalai kegiatan belajarnya.

Untuk itu donatur melalui PUSHAMI menyalurkan bantuan unit HP baru untuk Meisya dan makanan serta susu untuk Meisya dan adiknya yang masih berusia 4 tahun, anak-anak dari Mus yang ditahan di Polres Bogor.

Aziz mengatakan tim PUSHAMI mengucapkan terima kasih untuk donatur atas bantuan yang sangat bernilai untuk Meisya dan adiknya.

Berikut ini pernyataan PUSHAMI selengkapnya yang dikirimkan oleh Aziz Yanuar SH kepada Redaksi Faktakini.net, Kamis (24/9/2020) pukul 21.45 WIB

Assalamu'alaikum wrwb,

ayahnya ditahan di Polres Bogor karena dituduh terlibat pelemparan molotov kantor pdip cileungsi, hape anaknya pun yang baru dibeli ayahnya untuk anaknya belajar daring disita dan belum dikembalikan,hingga sang anak terbengkalai belajar mengajarnya,

donatur melalui PUSHAMI menyalurkan bantuan unit Hp baru untuk Meisya dan makanan serta susu untuk Meisya dan adiknya yang masih berusia 4 thn,anak2 dari Sdr akhina Mus yang ditahan di Polres Bogor,

jazakallah khairran untuk donatur atas bantuan yg sangat bernilai untuk Meisya dan adiknya,

Tim Pushami laporkan dari Bogor Jawa Barat..

wassalam wrwb

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: