Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pemasangan Spanduk Raksasa Sambut Kepulangan Habib Rizieq Di MS FPI Petamburan, Gresik Dan Lainnya

Sabtu, 24 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Untuk menyambut kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang sudah semakin dekat, telah dilakukan Pemasangan spanduk selamat datang raksasa IB-HRS di JL.KS TUBUN Petamburan III Markaz Syariah Petamburan uk.5×10meter, hari Sabtu (24/10/2020) malam oleh warga masyarakat dan pecinta IB HRS. 
Selain itu, dalam waktu yang hampir bersamaan DPW FPI Gresik bersama warga juga melakukan Pemasangan Banner Ucapan Selamat Datang kepada Imam Besar Umat Islam Indonesia al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syiehab.
Semoga kepulangan Beliau menjadikan kemenangan bagi Umat Muslim Indonesia! AllahuAkbar!!!


Klik video:

PUSHAMI Ajukan Permohonan Pinjam Pakai Barang Milik Tahanan Kasus Molotov Di Polres Bogor


Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_Pers Release!!_

_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

Alhamdulillah hari ini, Senin 28/9/2020 telah disampaikan surat permohonan pinjam pakai barang bukti atas saudara2 kita yg ditahan di Polres Bogor dan jajaran d bawahnya terkait tuduhan dan/atau sangkaan dugaan keterlibatan dalam perkara tindak pidana pelemparan molotov ke kantor pdip di cileungsi bogor.

Tim dari PUSHAMI mengajukan ini karena banyak barang2 dari saudara2 kita tersebut dibutuhkan oleh keluarganya dan beberapa dirasa tidak ada hubungan dengan tuduhan perkara dimaksud.

Untuk kemaslahatan keluarga2 nya maka tim PUSHAMI melalui kuasa hukumnya Hujjatul Baihaqi,SH mengajukan permohonan dimaksud.

Demikian pers release ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terimakasih.

_Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

*Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI)*
Kuasa Hukum Tersangka


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: