Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab di Palembang

Senin, 26 Oktober 2020
Faktakini.net
Innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Telah wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab usia 50 thn,meninggal jam 13.00 wib, hari ini Senin 26 Oktober 2020.
Dimakamkan besok selasa jam 9.00 pagi di Gubah Hb Ahmad bin Syech Shahab Palembang (ponakan Umar Shahab /fuad Umar Shahab Condet) Alfatehah (SAM)


Puji Anies Soal Tangani Covid-19, Tokoh Papua: Pemimpin Yang Dengarkan Rekomendasi Ahli




Sabtu, 19 September 2020

Faktakini.net

Soal Tangani Covid-19 di Jakarta, Tokoh Papua Puji Anies: Pemimpin yang Mendengarkan Rekomendasi Para Ahli

Dalam akun twitter @ChristWamea ia mengunggah video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sedang menjelaskan tentang angka kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Jakarta.

Dalam keterangan video tersebut ia mengatakan Anies adalah gubernur yang bekerja sesuai basis pada rekomendasi para ahli. Sehingga langkah dan kerjanya terukur dan warga DKI Jakarta dapat merasakan hasil dari penanganan Covid-19.

"Pak Gubernur DKI @aniesbaswedan adlh pemimpin yg bekerja berbasis pd rekomendasi para ahli. Jd semua langkah dan kerjanya sangat terukur dalam menanggulangi Covod-19 di wilayah DKI dan hasilnya sangat dirasakan oleh warganya," terangnya pada Rabu, (16/09).

Dalam video tersebut Anies menegaskan jangan hanya melihat tingkat kematian akibat Covid-19 tapi lihatlah angka kematiannya. Kemudian, juga jangan menganggap kematian sebagai statistik, karena yang dikuburkan dalam kasus Covid-19 bukan persentase atau hitungan statistik melainkan yaitu jenazah manusianya.

"Sejak bulan Maret Bang Karni saya mengatakan jangan pernah anggap kematian sebagai statistik, karena ini adalah manusia ini adalah suami, ini adalah istri, ayah, kakak, adek, jadi begitu banyak orang," tegas Anies.

Anies juga melanjutkan tingkat kematian di DKI Jakarta kasus Covid-19 sebenarnya menurun jika dibandingkan dengan daerah lain. Tingkat kematian di Jakarta sebesar 2,7 sampai dengan 3 persen. Sedangkan di daerah lain ada yang di atas 7 persen tingkat kematian kasus Covid-19.

"Kalau bicara tingkat kematiannya turun, Jakarta itu tingkat kematiannya termasuk yang rendah. Di beberapa tempat lain di atas 7 persen. Jakarta ini tingkat kematiannya 2,7 sampai 3 persen bergerak disitu, tingkat kematian karena pembaginya banyak," tutur Anies.

Kemudian, ia mengingatkan dalam pengetatan PSBB akibat Covid-19, apabila di Jakarta tidak berhenti sejenak dan menahan ruang interaksi serta tetap menunggu sebentar di rumah maka tingkat keterpaparan akibat Covid-19 akan semakin bertambah dan risikonya juga semakin besar.

"Bila kita tidak berhenti sejenak, menahan ruang interaksi, menunggu sebentar di rumah agar mengurangi keterpaparan maka risikonya akan besar," tutupnya.

Oleh: Bestari Gumay, Warganet

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: