Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Habib Salim Almasyhur Ungkap Kronologis Pemfitnah Habaib Di Subang Yang Ia Nasehati

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Habib Salim Almasyhur akhirnya angkat bicara dan menceritakan kronologis tentang ulah seorang pemfitnah Habaib di Subang yang akhirnya ia nasehati, sehingga videonya viral.

Sebagaimana diketahui viral beredar video seorang oknum penghujat para Habaib, yang menyebar fitnah keji bahwa Habib Rizieq Shihab adalah Habib cabul dan Habib Salim Almasyhur adalah Habib palsu serta penganut ajaran sesat.

Saking kejinya fitnah itu, sang oknum sempat dimaki-maki oleh Habib Salim dan putrinya yang pasti sangat tak terima telah difitnah sedemikian rupa oleh oknum tersebut.

Pelaku yang bernama Hasanuddin akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara tertulis dengan materai Rp 6.000 serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, tertanggal 21 September 2020.

Tetapi kemudian di media sosial ada sekelompok orang termasuk penganut aliran Syi'ah cs yang mencoba memanas-manasi lagi peristiwa ini dengan menyebarkan video saat sang oknum…

Pernyataan Din Syamsuddin Atas Penusukan Syekh Ali Jaber Di Lampung

Senin, 14 September 2020

Faktakini.net

Prof. Dr. M. Din Syamsuddin
Ketua Dewan Pertimbangan
Majelis Ulama Indonesia

PENUSUKAN ATAS SYEIKH ALI BIN JABIR

1. Peristiwa penusukan atas Syeikh Ali Jaber di tengah pengajian di Masjid Fallahuddin, Lampung, sungguh mengagetkan dan patut dikecam. Tindakan tsb merupakan bentuk kriminalisasi terhadap ulama, dan kejahatan berencana terhadap agama dan keberagamaan.
2. Mendesak Polri utk mengusut secara tuntas, dan menyingkap pelaku dan siapa yg berada di belakangnya. Kepada Polri agar bersungguh-sungguh memproses secara hukum dan menyeret pelaku ke meja pengadilan dengan tuntutan hukum maksimal.
3. Kepada Polri agar tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu yg sampai sekarang tidak ada kejelasan.
4. Meminta kepada Polri untuk menjamin keamanan para tokoh agama, khususnya ulama dan dai, serta mengusut gerakan ekstrimis yg anti agama dan hal yg bersifat keagamaan.
4. Kepada umat Islam agar tenang dan dapat menahan diri serta tidak terhasut oleh upaya adu domba.

Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …