Langsung ke konten utama

Featured Post

Buya Gusrizal: Kenali Perjalanan Sejarah Bangsa Lewat Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net

#infosuduikminang

KETUA MUI SUMBAR MENGHIMBAU UNTUK MENONTON FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI

Buya Gusrizal: Kenali Perjalanan Sejarah Bangsa Lewat Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

PADANG -- Terkait maraknya nonton bareng film G30S/PKI, Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar menghimbau masyarakat untuk mengenali perjalanan sejarah bangsa apalagi sejarah kelam bangsa seperti pengkhianatan PKI supaya tidak mengendor kewaspadaan.

"Kita tahu bahwa organisasi bisa saja terlarang dan dibubarkan tapi pemikiran yang menjadi ideologi, akan terus diwariskan oleh mereka yang menganutnya," kata Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa, Senin (28/9/2020).

Buya melanjutkan Umat Islam adalah garda terdepan dalam menghadapi komunisme dan gerakannya.

"Karena itu, momentum-momentum seperti 30 September harus dimanfaatkan untuk membangkitkan kesadaran umat akan bahaya besar yang mengancam agama dan bangsa. Apalagi indikator-indikator yang terlihat telah mengind…

Pengacara PUSHAMI Jenguk Para Tahanan Kasus Molotov Bogor Dan Pembakaran Bendera PDIP


Selasa, 15 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah Para Pengacara Pusat Hak Azazi Muslim Indonesia (PUSHAMI) hingga saat ini masih terus melakukan pembelaan hukum terhadap para tahanan kasus pelemparan bom molotov di Posko PDIP di Bogor dan kasus pembakaran Bendera PDIP.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Aziz Yanuar SH selaku salah satu Pengacara PUSHAMI mengungkapkan dugaan terjadinya pelanggaran HAM pada penangkapan para terduga pelempar bom molotov berupa kesalahan prosedur yang dilakukan oleh polisi, yaitu tidak ada surat penangkapan maupun surat penahanan yang diberikan kepada keluarga kliennya.
Selain itu, pihak keluarga maupun kuasa hukum juga tak dapat menemui para tahanan selama beberapa hari.

Aziz Yanuar hari ini, Selasa (15/9/2020) menyampaikan  team Pengacara PUSHAMI mengunjungi dua orang tahanan, dan mendampingi Nurman salah seorang tahanan
dan kasus pembakaran Bendera PDIP .yang kemarin gagal ditemui.

Sebagai berikut pernyataan PUSHAMI yang diterima oleh Faktakini.net, Selasa (15/9/2020) pukul 17.45 WIB

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah hari ini Selasa, 15/9/2020 tim PUSHAMI menjenguk 2 (dua) orang yang terakhir memberikan kuasa kepada PUSHAMI yang disangka melakukan pelemparan bom molotov ke Kantor PDIP Cileungsi, Bogor,mereka alhamdulillah dalam kondisi baik dan sehat. Sehingga update total pemberi kuasa dalam kasus bom molotov PDIP Cileungsi berjumlah 8 (delapan) orang. Demikian dilaporkan.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

...

assalamualaikum wr wb.

alhamdulillah hari ini,Selasa 15 September 2020,tim dari PUSHAMI dapat mendampingi sdr Nurman, tersangka dugaan pembakaran bendera pdi p di depan gdg dpr mpr ri beberapa bulan lalu yang ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian polda metrojaya beberapa hari lalu,setelah kemarin tidak dapat menemui dan mendampingi dikarenakan beberapa alasan dari pihak kepolisian.

saat ini Nurman telah resmi didampingi oleh kuasa hukum dari PUSHAMI,

demikian dilaporkan

wassalam wr wb



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …