Langsung ke konten utama

Featured Post

Bapas Bogor Banding Kasus Habib Bahar, Ustadz Novel: Ambisi Untuk Kriminalisasi Ulama

Jum'at, 23 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor telah resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang memenangkan penceramah kondang, Habib Bahar Bin Smith soal surat keputusan pencabutan asimilasi.Upaya banding itu pun direspon oleh Wakil Sekjen (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Novel Bamukmin yang menilai bahwa Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), khususnya Bapas Bogor, masih berambisi untuk mengkriminalisasi ulama."Selaku Wasekjen PA 212 tentunya prihatin terhadap Kemenkumham khususnya Bapas Bogor masih berambisi untuk mengkriminalisasi ulama," ujar Ustadz Novel Bamukmin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/10).Ustad Novel mengaku tidak heran karena Kemenkumham, khususnya Bapas Bogor, merupakan kepanjangan tangan dari pemimpin yang dianggapnya tidak bersahabat dengan ulama yang tegas dan istiqomah."Malah para pelaku kejahatan atau residivis juga para koruptor dan pe…

PA 212 Aktif Lakukan Aksi Kemanusian Di Lokasi Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Dan Lainnya



Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net

Ustadz Namruddin DF

*AKSI KEMANUSIAAN PA 212*
*Peduli Banjir Bandang Cicurug*
            *Sukabumi Jabar*

Setelah sekian kali Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mengadakan aksi kemanusiaan, seoerti Peduli Tsunami Lampung Banten, Aksi Peduli Covid 19 dll. PA 212 kembali mengadakan aksi kemanusiaan, kali ini dalam bentuk *AKSI KEMANUSIAAN PA 212 Peduli Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Jabar.*

Untuk itu Bidang Pertahanan PA 212 (bidang yg berkompeten dgn masalah ini) pada tanggal 22 september 2020 segera mengirim tim survey yaitu pak Iwan Kurniawan (Divisi Kemanusiaan Bidang Pertahanan PA 212) dan pak Romadhi (Divisi Logistik Bidang Pertahanan PA 212) ke lokasi bencana.
Langkah awal kami membuat Posko Utama di desa Cibuntu kecamatan Cicurug Sukabumi sebagai bascamp sekaligus pusat koordinasi, baik utk koordinasi dgn masyarakat, aparat pemerintahan maupun dgn seluruh komunitas kemanusiaan yg tergabung dalam PA 212.

Hari ini (Senin, 28/9/2020) dengan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PA 212 (KH Slamet Ma'arif) bersama dengan sekitar 46 komunitas kemanusiaan mengadakan konvoi menuju lokasi bencana.

Rencananya hari ini Ketum KH Slamet Ma'arif beserta rombongan akan langsung melihat lokasi bencana sekaligus akan bertemu dgn perangkat desa dan masyarakat korban bencana.

Program selanjutnya Aksi Kemanusiaan di Cicurug adalah membangun kembali jembatan yg rusak, memperbaiki masjid, musholla, sekolah dan pesantren. Insya Alloh dalam waktu dekat Tim Kemanusiaan PA 212 akan mengadakan bedah rumah. Tim infrastruktur sedang menginventarisir jumlah rumah dan klasifikasi kerusakannya.

Dilapangan tim kemanusiaan PA 212 juga berkoordinasi dan bekerjasama dengan ormas Islam lainnya seperti FPI yg telah lebih awal hadir di lokasi bencana.
Alhamdulillah bantuan yg diberikan tim kemanusiaan PA 212 baik berupa makanan, obat2an, alat2 kebersihan maupun bantuan non materil lainnya disambut antusias masyarakat. Masyarakat selama ini hanya tahu PA 212 "kerjanya" turun aksi ke lapangan melawan kezoliman. Alhamdulilah sekarang mereka faham kalau PA 212 juga peduli kepada masyarakat luas baik peduli kemanusiaan maupun gerakan ekonomi ummat.
Insya Alloh PA 212 (Divisi Kemanusiaan Bidhan PA 212) juga akan mengirim tim Trauma Healing, agar mental masyarakat khususnya anak2 akan kembali stabil.

Kami juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh komunitas & ormas yang telah bergabung dalam Aksi Kemanusiaan PA 212. Yang telah dengan penuh keikhlasan menyumbangkan pikiran, tenaga & finansialnya.
Mudah2an keikhlasan saudara & bantuannya kepada masyarakat ditengah bencana alam dan covid 19 bermanfaat bagi masyarakat korban bencana.
Amin


Bidang Pertahanan PA 212

Ketua : Ust. Ibnu Baskoro
Wasekjen : Namruddin DF


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: