Langsung ke konten utama

Featured Post

Dr Masri Sitanggang: Melawan Komunisme

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_*Seri Komunis 01_*

*MELAWAN KOMUNISME*

Oleh : *Dr. Masri Sitanggang*

Komunisme itu paham, bukan organisasi dan bukan pula nasab. Orang bisa saja menjadi komunis tanpa harus terdaftar sebagai anggota organisasi komunis seperti PKI, misalnya; atau bukan pula dari keturunan anak komunis. Jadi, jangan salah sangka. Orang berfaham (lebih tepat lagi ideologi) komunis bisa berada di organisasi apa saja; mulai dari organisasi sosial kemasyarakatan, propesi , keagamaan sampai organisasi partai politik. Begitu juga soal nasab, anak yang lahir dari seorang alim pun bisa jadi terjangkit faham komunis dan sebaliknya anak seorang komunis belum tentu juga sepaham dengan komunis.

_“Dik Gaffar, kamu ajari saya agama, nanti kamu saya ajari Marxisme,”_ kata Sukarno satu ketika. Yang dipanggilnya “dik Gaffar” adalah A. Gaffar Ismail, ayah dari Taufiq Ismail, dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair itu. Taufiq Ismail menceritakan kisah persahabatan So…

Mantap! Ini Dia Jawaban Anies Soal Dirinya Dihujani Banyak Fitnah



Senin, 7 September 2020

Faktakini.net

Mantap! Ini Dia Jawaban Anies Soal Dirinya Dihujani Banyak Fitnah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menerangkan bahwa dirinya adalah gubernur yang dipilih melalui proses demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Tentu saja Pilkada merupakan bagian dari proses politik, dan di dalam proses tersebut selalu ada serangan dan kritik yang menghampiri.

“Saya adalah gubernur yang dipilih melalui proses pilkada. Proses Pilkada itu adalah proses politik. Dan di dalam proses politik dan lain lain dari dulu selalu ada serangan, selalu ada kritik, dari dulu,” ujar Anies dalam video yang diunggah akun twitter @marlina_idha pada Sabtu. (29/08).

Di tengah banyaknya kritik yang menghujani Anies, ia tidak pernah berkeluh kesah. Karena memang sejatinya pemimpin harus kuat dengan kritikan serta serangan dari berbagai pihak. Ia mengatakan bahwa memang sejak dahulu Gubernur DKI Jakarta selalu panen akan kritikan dan juga sering disalahkan. Namun, disamping itu semua, Anies bersikap tenang dan selalu mengambil pelajaran atas segala kritikan yang menghampirinya.

“Jadi saya tidak boleh berkeluh kesah wooh banyak banget kritik, orang bukannya dari dulu begitu. Gubernur Jakarta itu dari dulu selalu panen kritik, panen orang menyalahkan, biasa saja,” tegas Anies.

Anies juga menyadari bahwa dirinya belum seberapa jika dibandingkan dengan fitnah yang dialami oleh Rasulullah SAW yang dijuluki Uswatun Hasanah (suri tauladan yang baik). Anies dengan rasa tawadhu-nya juga menjelaskan bahwa orang yang paling mulia di hadapan Allah saja masih dihujani dengan fitnah, apalagi ia yang hanya manusia biasa di hadapan Tuhan, sangat wajar jika fitnah dan serangan selalu menghampirinya.

“Ya Allah soal fitnah, apasih fitnah yang saya dapat itu dibanding fitnah yang di alami Rasulullah. Jelas orangnya uswatun hasanah (teladan yang baik). Saya nih siapa sih saya ini cuma Anies, bukan derajatnya tu apa di banding Rasulullah. Orang yang semulia itu saja mandi fitnah, dan orang yang memfitnah tu liat hidup bersamanya. Orang yang mulia itu saja penuh dengan fitnah, bayangkan saya,” tutupnya.

Oleh Aris Nurjaman

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…