Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Muhammad bin Ahmad Alqadrie ketua Dewan syuro DPD FPI Kalbar

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un telah berpulang kerahmat allah SWT Alhabib Muhammad bin Ahmad alQadrie ketua dewan syuro DPD FPI Kalbar Rabu 30 September 2020 pukul 14.40 wib,

di kediaman beliau jl Husein Hamzah komplek mitra utama 1...

semoga segala amal baik beliau diterima Allah SWT dan dimaafkan segala kesalahan nya dan insyaallah Husnul khatimah..

aminn ya robbana ya karimm

Laskar LPI Dan BAT FPl Siap Jaga Syekh Ali Jaber, Ulama Dan Habaib Istiqomah Dan Tabligh Akbar



Selasa, 15 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ketua Umum DPP FPI KH Shobri Lubis melalui rekaman Voicenotes yang diterima oleh Redaksi Faktakini.net, Ahad (13/9/2020) pukul 23.40 WIB, memberikan dukungan dan do'a untuk Syekh Ali Jaber yang baru saja selamat dari upaya pembunuhan, dan menginstruksikan para Laskar LPI dan BAT di seluruh Indonesia agar mengawal dan mengamankan acara-acara pengajian dimanapun dan menjaga keselamatan para Ulama dan Habaib.

"Antum (Syekh Ali Jaber) jangan takut, harus selalu semangat dalam berdakwah di manapun tempat, kabari kami Front Pembela Islam seluruh anggota Laskar FPI dan Badan Anti Teror nya (BAT) insya Allah ta'ala siap untuk mengawal dan menjaga antum dan seluruh da'i-da'i yang istiqomah di dalam menjalankan dakwahnya tanpa harus takut!", ujar Kyai Shobri.

"Apabila ada panitia yang ragu, silahkan menghubungi FPI dimanapun mereka berada, agar kami bekerjasama menjaga keamanan dari tabligh tersebut lebih diperketat lagi. Dan himbauan untuk segenap umat Islam agar senantiasa semangat menjaga Ulamanya", ujarnya.

Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Ustadz Maman Suryadi menyatakan kesiapannya untuk mengawal para Ulama dan Habaib sesuai instruksi Ketum FPI.

Panglima LPI telah menginstruksikan kepada seluruh Jajaran kepengurusan melalui Panglima Daerah LPI, Wali LPI, Qoid LPI dan Posko LPI untuk mempersiapkan diri, dan Rapatkan Barisan, setiap saat menjaga Para Ulama, Habaib dan lainnya serta menjaga Kegiatan Dakwah Tabligh Akbar.

"LPI siap dan siaga berkordinasi dengan LPI di tingkat Propinsi, Kabupaten/kecamatan, kelurahan dan sampai tingkat RW dan RT untuk mengawal para Ulama dan Habaib", ujar Ustadz Maman.

Berikut ini pernyataan Ustadz Maman selengkapnya yang diterima oleh Redaksi Faktakini.net hari Senin (14/9/2020) pukul 07.45 WIB.

INTRUKSI PANGLIMA LASKAR PEMBELA ISLAM

Telah terjadinya Usaha Pembunuhan Syekh Ali Jaber di Lampung dan beberapa berita upaya upaya kejadian yang sama, pembunuhan terhadap para Imam Masjid, Para Ust, Para Kiai, Para Ulama dan Para Habaib, yang kita pastikan ini skrenario besar di ciptakan, dan merekrut kader kader yang berhaluan paham komunis atau sengaja di ciptakan utk membenci Ulama dan Islam.

Kami Markaz Besar Laskar Pembela Islam telah mengintruksikan kepada seluruh Jajaran kepengurusan di pelosok Tanah Air Indonesia yang Militan, melalui Panglima Daerah LPI, Wali LPI, Qoid LPI dan Posko LPI untuk mempersiapkan diri, dan Rapatkan Barisan, setiap saat menjaga Para Ulama, Habaib, guru2 Para Pendakwah, serta Imam Imam Masjid dan juga menjaga Kegiatan Dakwah Tabligh Akbar , Pengajian Pengajian, dan LPI siap dan siaga berkordinasi dengan LPI di tingkat Propinsi, Kabupaten/kecamatan, kelurahan dan sampai tingkat RW dan RT.

Apapun bentuknya ini jelas upaya pembungkaman dakwah islam, wajib kita lawan bersama sama, KAMI SIAP JIHAD!!! Allahu Akbar

Kami siap utk mengawal syekh Ali Jaber dan para Ulama sesuai Intruksi Ketum DPP FPI

Demikian pernyataan Panglima LPI.

Sebagaimana diketahui di hari-hari menjelang peringatan peristiwa pemberontakan G 30 S / PKI di bulan September ini, kekejaman seperti yang dulu biasa dilakukan oleh para pengikut PKI terhadap para Ulama kembali terjad kepada Da'i terkenal Syekh Ali Jaber yang mau dibunuh oleh orang tak dikenal saat sedang mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Ahad (13/9/2020) sore.

Berdasarkan video yang beredar dan pengakuan Syekh Ali, Pelaku tiba-tiba naik ke atas panggung dan berusaha menusuk leher Syekh Ali Jaber, namun alhamdulillah beliau berhasil berkelit sehingga upaya pembunuhan ini gagal, walaupun tangan beliau terluka karena terkena tusukan pelaku.

Foto: Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi bersama Laskar LPI dan BAT siap menjaga, mengawal dan mengamankan para Ulama, Habaib dan tokoh serta acara-acara pengajian

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …