Langsung ke konten utama

Featured Post

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net

Ada yang Bayar Buzzer untuk Bully Anies Terkait PSBB, Lutfi Ubaidi: Dungu Jangan Diternak

Akibat penerapan Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibully sekelompok orang. Menurut keterangan dari warganet termasuk dari pemerintah pusat juga ikut-ikutan bully Anies.

Pemilik akun face-book Lutfi Ubaidi mengungkapkan kekesalannya terhadap pemerintah karena juga ikut-ikutan bully Anies dengan buzzer bayaran.

Ia mengatakan bahwa Surabaya dalam kasus Covid-19 diberlakukan sebagai zona hitam. Namun, tidak ada yang protes terhadap Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya soal penanganan Covid-19.

"Surabaya hitam, mereka diam, gak ada yg nyuruh risma mundur," ungkap Ubaidi.

Begitu juga yang terjadi di Sragen dan Semarang diminta untuk injak rem darurat oleh Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Juga tidak ada yang kritik Ganjar soal penanganan Covid-19.

"Sragen kritis, dan S…

Kisah Dibalik Qhasidah Busyrolana



Selasa, 1 September 2020

Faktakini.net

KISAH DIBALIK QASIDAH BUSYROLANA

Pada waktu itu kunjungan Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki pertama kali di Kwitang. Di saat itu masih ada Al Habib Ali bin Husein Al Attas.

Di saat Abuya Sayyid Muhammad Al Maliki usai memberikan ceramahnya, Abuya Sayyid Muhammad Al Maliki meminta kepada Al Habib Muhammad Al Habsyi (anak dari Al Habib Ali Al Habsyi shohibul Majlis Kwitang) agar di perkenankan para muridnya menyenandungkan Qasidah Busyrolana.

Di saat Qasidah di senandungkan tak henti hentinya Al Habib Ali bin Husein Al attas yang pada waktu itu hadir dalam keadaan kurang sehat menangis terus.

Dan Al Habib Ali bin Husein Al attas di dalam tangisnya selalu menyebut-nyebut nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Saat selesai dibaca Qasidah tersebut, Al Habib Ali bin Husein Al Attas bersuara yang didengar oleh para Habaib dan Ulama yang ada di depan Mimbar.

Al Habib Ali bin Husein Al Attas waktu itu berkata dengan bait Qasidah;
_"Ya Rasulullahi Ji'na lii ziaroh Qosidina, Nartaji minkas syafa'ah, indarrobil 'alamiina"_

"Wahai Rasulullah ﷺ kami datang untuk bermaksud ziarah, kami berharap darimu syafa'at kelak di hadapan Rabbul 'alamiin"

Abuya Sayyid Muhammad Al Maliki pun bertanya pada Al Habib Ali bin Husein Al Attas, apa gerangan yang membuatnya menangis dan tidak henti-hentinya menyebut nama Rasulullah ﷺ.

Lalu kemudian, Al Habib Ali bin Husein Al Attas menjawab:
_"Aku tidak bisa menahan air mata ini karena di hadapanku ada Rasulullah ﷺ dan bergembira dengan dibacakannya Qosidah tersebut *(BUSYROLANA)*"_

*۰۞۰ بشری لنا ۰۞۰*

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا

Kebahagiaan milik kami karena kami memperoleh harapan dan hilang sudah semua kesusahan, lengkap sudah semua kebahagiaan

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا والدهر أنجز وعده ، والبشر اضحی معلنا

Dan waktu sudah menepati janjinya dan kebahagiaan menampakkan kemuliaan kami.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا يانفس طيبی باللقا ، ياعين قری اعينا

Wahai jiwa bahagialah, karena kau akan berjumpa dia.. Wahai mata, tenanglah dan tenanglah.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا هذا جمال المصطفی ، أنواره لاحت لنا

Lihat! Inilah keindahan Al Musthofa, cahayanya memancar-mancar menembus jiwa kita.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا ياطيبة ماذا نقول ، وفيك قدحل الرسول

Duhai Thoybah (Madinah), apa yang bisa kami katakan? Jika Rasul telah mendiami wilayahmu.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا وکلنا نرجوالوصول ، لمحمد نبينا

Dan kami semua ingin berjumpa dengan Muhammad, Nabi kami

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا ياروضة الهادی الشفيع ، وصاحبيه والبقيع

Duhai taman Nabi pembawa petunjuk dan pemberi syafa’at dan kedua temannya serta tanah Baqi’.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا أکتب لنا نحن الجميع ، زيارة لحبيبنا

Catatlah kami semua, bahwa kami berziarah kepada kekasih kami.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا صل وسلم ياسلام ، علی النبی ماحی الظلام

Wahai Tuhan yang Maha Pemberi keselamatan, berikan sholawat dan salam kepada Nabi pengikis kegelapan.

بشری لنا نلناالمنا ، زال العنی وفاالهنا والال والصحب الکرام ، ماأنشدت بشری لنا

Juga kepada keluarga nabi, para sahabat yang mulia, selama disenandungkan Qosidah ”Busyrolana”

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻃﺐ ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ ﻭﺩﻭﺍﺋﻬﺎ ﻭﻋﺎﻓﻴﺔ ﺍﻷﺑﺪﺍﻥ ﻭﺷﻔﺎﺀﻫﺎ ﻭﻧﻮﺭ ﺍﻷﺑﺼﺎﺭ ﻭﺿﻴﺎﺅﻫﺎ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ

💎💎💎💎💎💎
smg Allah Swt mudahkan hajat hajat kita berkat orang orang soleh aamiin
Al-fatihah.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…