Langsung ke konten utama

Featured Post

TvOne Tayangkan Film G 30 S/PKI Hari Rabu (30/9/2020) Mulai Jam 9 Malam, Jangan Lewatkan!

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - PA 212, FPI dan GNPF Ulama menyerukan nonton bareng film pemberontakan G 30 S / PKI. Namun karena kembali tingginya kasus Covid-19, seruan itu berubah menjadi seruan untuk pemutaran film di seluruh stasiun televisi nasional, serta menonton dari HP masing-masing.

Gatot Nurmantyo juga mengungkap alasan dirinya dicopot dari jabatan Panglima TNI karena menginstruksikan jajarannya untuk memutar kembali film Pengkhianatan G 30 S/PKI.

MUI melalui Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi menganjurkan seluruh umat Islam dan bangsa Indonesia menyaksikan film Pengkhianatan G30S/PKI. Hal ini supaya seluruh bangsa Indonesia paham dan mengerti bagaimana kebiadaban dan kezaliman yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1948 dan 1965.

"Hal ini sangat penting agar seluruh bangsa Indonesia memahami sejarah bangsanya di masa yang lalu, karena sebuah bangsa yang tak paham akan sejarahnya maka bangs…

WNI di Jerman: Dipimpin Anies, Jakarta Tak Kalah Indahnya dengan Hamburg dan Berlin!



Kamis, 10 September 2020

Faktakini.net

Kesaksian WNI di Jerman: Di Bawah Kepemimpinan Anies Jakarta Tak Kalah Indahnya dengan Hamburg dan Berlin!

Ferizal Ramli dalam akun sosial medianya menuliskan tentang Jakarta tempat kelahirannya sekarang berubah menjadi kota yang begitu indah. Ia mengakui bahwa Jakarta tidak kalah indah dengan Hamburg, Berlin, Munchen, Frankfurt dan Dusseldorf dimana ia pernah tinggali.

"Jakarta kota kelahiranku bener-bener berubah menjadi indah. Tidak kalah indah dengan Hamburg, Berlin, München, Frankfurt, Düsseldorf, kembali ke Hamburg dan sekarang kembali ke Düsseldor yang semuanya pernah kutinggalin," tulis Ferizal pada Minggu, (06/09).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ferizal Ramli sudah berteman sejak lama ketika Anies masih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka saling bertemu di Kota Hamburg dan Frankfurt, Jerman.

Saat itu tahun 2016 pertengahan, Anies ke Jerman tepatnya bertemu Ferizal di KJRI Hamburg. Misinya yaitu memajukan Sekolah Kejuruan. Anies pun membangun kerjasama dengan Pemegang Keputusan Sekolah Vokasi/Kejuruan di Jerman (BIBB), Sekolah-sekolah Vokasi/Kejuruan Jerman untuk tempat guru magang, industri-industri tempat magang, IHK (Kadin-nya Jerman di beberapa Kota) serta tidak lupa mendapatkan komitmen dukungan ratusan Tenaga Ahli Jerman yang akan membantu Sekolah Kejuruan Indonesia dengan biaya realtif gratis.

Ferizal mengunggah fotonya bersama Anies untuk menyambut hari baru di Düsseldorf, Jerman atas amanat baru yang dibebankan perusahaan padanya.

"Saat ini, sesaat sebelum aku meninggalkan Hamburg, kubiarkan memoriku mengingat kembali saat pernah tertawa bersama-sama dulu di Hamburg dan Frankfurt bersama sang sahabat. Snapshot ini untuk menyambut hari baru di Düsseldorf dengan optimis dengan amanat yang amat jauh lebih besar yang dibebankan perusahaan padaku," lanjutnya.

Sebetulnya Ferizal merasa takut atas amanat besar yang harus ia jalani. Ia mendapat tugas yang lebih berat, karena perusahaan tempat ia bekerja ingin mempercepat migrasi ke sistem yang lebih baru.

Akan tetapi, ia merasa kuat karena melihat sahabatnya Anies Baswedan tetap tangguh dalam mengelola dan membangun Jakarta, dan ia merasa bahwa beban yang dialami Anies lebih besar darinya.

"Hanya melihat bagaimana Goodbener membangun Jakarta dengan tekun, tabah dan penuh dedikasinya maka kebayangan betapa kecilnya amanat perusahaan yang diberikan padaku dibandingkan amanat sahabatku tersebut," terangnya.

Ferizal mengucapkan terimakasih kepada sahabatnya yang ia juluki dengan sebutan Goodbener alias Anies Baswedan atas dedikasinya terhadap Jakarta. Karenanya, Jakarta tempat kelahiran Ferizal menjadi lebih indah dan tidak kalah dengan negara-negara maju dengan prinsip Smart Work dan Hard Work.

"Buat Goodbener, terima kasih telah memberikan berbagai kenangan indah terhadap Jakarta Kota Kelahiranku. Gambar-gambar indah yang mengisi memori dan membangun inspirasi untuk melakukan "Smart Work" and "Hard Work," tutupnya.

Oleh: Mandala Syauki, Pemerhati Sosial

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …