Langsung ke konten utama

Featured Post

Ribuan Umat Hadiri Acara Maulid Nabi Dan Peringatan Hari Santri Di Pabuaran Sukabumi

Kamis, 22 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Kamis (22/10/2020) malam, berlangsung acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Memperingati Hari Santribdi Lapangan Puncak Tugu,  Kec.Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.  
Dalam kegiatan yang dikawal oleh Laskar FPI Kabupaten Sukabumi ini, hadir para Ulama, Habaib dan Tokoh Masyarakat setempat beserta ribuan warga masyarakat. 
Ketua Bidang Organisasi DTN PA 212, KH Abdul Qohar Al-Qudsyi. Lc turut hadir dalam acara ini dan memberikan ceramahnya. Kyai Qohar mengajak umat Islam untuk bersatu dan istiqomah di bawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab.
Saat Kyai Qohar sedang memberikan ceramahnya, Tiba-tiba listrik mati, entah kenapa. Para jamaah pun sempat bertanya-tanya apakah kejadian ini alami ataukah ada sabotase pihak tertentu.
Namun alhamdulillah hal ini tidak mengurangi semangat para hadirin bahkan ribuah jamaah bersholawat bersama-sama, dan kemudian listrik bisa dinyalakan kembali dengan menggunakan genset.



Klik video:




Jum'at Berkah, FPI Karimun Dan Sayap Juang Bagikan Paket Sembako Untuk Kaum Dhuafa


Sabtu, 19 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari Jum'at (18/9/2020) sebagaimana hari-hari Jum'at sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela islam Karimun (DPW-FPI Karimun)
Bersama Sayap juangnya Hilal Merah Indonesia karimun dan Laskar Pembela Islam Karimun melaksanakan Program yang telah berjalan selama beberapa Bulan terakhir, yaitu Program "Jum'at Berkah"

Program Ini telah berlangsung sejak wabah COVID-19 melanda Indonesia sekitar Bulan Februari 2020.hingga Sampai saat ini, dan semoga Bisa akan terus berlanjut sampai kapan pun, agar bisa mengurangi sedikit beban saudara saudara kita yang kurang mampu.

Programnya berupa Pembagian Sembako kepada masyarakat yang kurang mampu, janda, Anak yatim dan pondok pesantren termasuk pada hari Jum'at (18/9/2020)

Jum'at (18/9/2020) ini pembagian dilaksanakan di tiga tempat yaitu Pondok Pesantren Syawariqul Anwar di jalan bukit senang Kelurahan Teluk air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun,  Lalu lanjut Ke Rumah warga Di Jalan telaga Riau kelurahan sungai Lakam barat kecamatan Karimun, dan berakhir di Kawasan Rumah Warga jalan Baran satu, Kelurahan Baran barat kecamatan Meral kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Awalnya Program ini Berjalan atas kesepakatan rekan2 DPW-FPI Karimun, namun menimbang dan mengingat banyak nya masyarakat terdampak akibat covid-19 yang tidak bisa bekerja dan kehilangan pekerjaan, sehingga muncullah kesepakatan agar Anggota FPI Karimun yang mempunyai kelebihan rezeki untuk sudi kiranya menyisihkan sedikit rezekinya untuk dibelikan Sembako, lalu di sumbangkan kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Tetapi, setelah kegiatan tersebut diketahui oleh masyarakat melalui media sosial, banyak dermawan yg terketuk pintu hatinya untuk berbagi, sehingga mempercayai DPW FPI Karimun sebagai wadah bagi mereka menyisihkan rezeki nya untuk dibagikan kepada warga masyarakat yang berhak menerima.

"Iya, awalnya kita bergerak, dana yg di dapat hanya dari rekan-rekan, tapi Alhamdulillah setelah kabarnya tersebar di media sosial, banyak dermawan yang bersimpati sehingga terketuk pintu hatinya untuk berbagi juga, dan mempercayai kami untuk menyalurkan rezeki yg mereka sisihkan untuk di bagikan kepada masyarakat yg berhak menerima. Semoga Allah membalas segala kebaikan para dermawan di dunia dan Akhirat, serta menjaga kami supaya terus amanah dalam menjaga titipan Para Dermawan tersebut.
Dan semoga kami bisa Menjalankan pesan Imam besar kita Al Habib Muhammad Rizieq bin husein shihab, untuk menjadi Pelayan Umat Pembela Agama", ujar Ustadz Didi kasmara Gami Wali Laskar Markas Wilayah Laskar Pembela Islam Karimun yang turut serta dalam pembagian sembako.



Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: