Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kemayoran Dan Sayap Juang Semprotkan Disinfektan Di Ponpes Al Ihsani Kelurahan Serdang

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari ini, Ahad (27/9/2020) bertempat di ponpes Al Ihsani, Kelurahan Serdang Kemayoran Jakarta Pusat, dengan Pelaksana DPC FPI Kemayoran beserta Sayap Juang nya Alhamdulilah Kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah DPRA Serdang Ponpes Al Ihsani Ustadz Saefuloh dan  RT 016,dan  RT 018 RW 005, telah selesai dilakukan dengan lancar dan penuh berkah.

"Alhamdulillah sambutan dari para warga dan pihak RT dan RW setempat sangat  baik dan mendukung sekali, terima kasih untuk para masing-masing DPRA dan sayap juang telah mengirimkan perwakilannya dan terima kasih atas  kerjasamanya", ujar Ustadz Ridho Reza.

"Dan megiatan tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan", tutupnya.
















Jakarta PSBB Ketat Lagi, Ini Pernyataan LBH Street Lawyer Atas Perkembangan Penanganan COVID-19



Kamis, 10 September 2020

Faktakini.net

No. Surat : 017/SL-PS/IX/20

Jakarta, 10 September 2020

*Pernyataan Sikap LBH Street Lawyer atas Perkembangan Penanganan COVID-19*


_Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh_

Dengan hormat,

Sehubungan dengan kondisi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki mobilitas manusia yang tinggi di Indonesia, serta politik penanganan COVID-19 secara nasional yang buruk dibuktikan dengan fakta-fakta sebagai berikut :

1. Bahwa sesuai data Pemerintah Pusat tiga bulan terakhir, persentase kasus Covid-19 Nasional justru mengalami kenaikan. Juni lalu, kasus positif di Indonesia sebesar 11,71 persen, kemudian meningkat menjadi 14,29 persen pada Juli, dan Agustus kembali meningkat menjadi 15,43 persen. Per 8 September 2020, jumlah kasus Covid-19 semenjak diumumkannya kasus pertama pada 2 maret 2020, sudah menembus 200.000 kasus serta jumlah wilayah merah dan oranye di seluruh Indonesia yang terus meningkat;

2. Bahwa berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia, per 7 September 2020 dan data Persatuan Perawat Nasional Indonesia per 4 September 2020, sudah 107 orang dokter umum dan dokter spesialis, serta 77 perawat yang gugur akibat Covid-19, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan angka kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 tertinggi di dunia ;

3. Bahwa dengan fakta kondisi kesehatan masyarakat nasional yang mengkhawatirkan, akan tetapi serapan anggaran kesehatan untuk penangan Covid-19 per 31 Agustus 2020 hanya 15,9 persen. Selain rendahnya serapan anggaran kesehatan untuk penanggulangan Covid-19, Indonesia juga alami rumitnya birokrasi, miskoordinasi antar lembaga publik, rasio tes yang rendah, contact tracing yang minim, memperburuk kepercayaan publik dan komunitas internasional atas politik kesehatan masyarakat nasional yang dijalankan pemerintah pusat, berimbas dengan larangan travel yang dikeluarkan oleh 59 negara dari dan untuk ke Indonesia.

4. Bahwa sesuai amanat pembukaan, Negara wajib melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, sesuai adagium _"salus populi suprema lex esto"_ yakni keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, termasuk di dalam jaminan tersebut adalah jaminan keselamatan dari gangguan kesehatan yang dapat membahayakan nyawa warga negara. Konstitusi UUD 1945 dalam batang tubuhnya, memberikan jaminan keselamatan dari gangguan kesehatan yang dapat membahayakan nyawa warga negara Indonesia, sebagaimana disebut dalam pasal 28H ayat (1) yang berbunyi:

"Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan 
hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan"

Berdasarkan fakta-fakta di atas terkait kondisi mutakhir kesehatan masyarakat semakin mengkhawatirkan, maka kami LEMBAGA BANTUAN HUKUM STREET LAWYER menyatakan dan menyerukan sebagai berikut :

1. Mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar secara ketat di wilayah DKI Jakarta, sebagai wilayah dengan mobilitas manusia tertinggi di Indonesia, demi menekan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat 3 (tiga) bulan terakhir;

2. Mendorong wilayah penyangga DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi serta kota-kota besar lainnya di Indonesia agar mengikuti langkah DKI Jakarta dalam melakukan PSBB secara ketat;

3. Belajar dari kesuksesan beberapa negara dalam penanggulangan Covid-19, Indonesia perlu menggunakan solusi _LOCKDOWN_ pada wilayah pusat penyebaran dengan mobilitas manusia tertinggi, yang dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, disebut sebagai Karantina Wilayah dengan jaminan dari Pemerintah Pusat untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak di wilayah yang dilaksanakan Karantina Wilayah, sesuai Pasal 55 ayat (1) UU Kekarantinaan Kesehatan.

4. Selamatkan tenaga kesehatan dari bahaya Covid-19 guna menghindari lumpuhnya layanan kesehatan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, dan rumah sakit;

5. Masyarakat agar disiplin menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungannya dari bahaya Covid-19.

Tegas kami ingatkan, bahwa kesalahan prioritas dalam kebijakan penanggulangan Pandemi Covid-19, yang seharusnya berorientasi pada penyelamatan rakyat dari gangguan kesehatan yang dapat membahayakan nyawa warga negara, namun lebih mengutamakan ekonomi, justru dalam jangka panjang akan menyebabkan rusaknya aktivitas perekonomian, terutama sekali kepercayaan dunia usaha maupun dunia internasional.

Demikian pernyataan sikap LBH Street Lawyer, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

_Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh_


*TIM LBH STREET LAWYER*


Narahubung : Ali Alatas, S.H. (085888908944)


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…