Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Lampung Peringati Maulid Nabi Dan Lantik DPC FPI Tanjung Karang Barat Dan Pusat

Ahad, 1 November 2020
Faktakini.net, Jakarta - Hari Sabtu (31/10/2020) DPD FPI Lampung mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, sekaligus melakukan pelantikan dua DPC, yaitu:
1.DPC FPI Tanjung Karang Barat (TKB)  2.DPC FPI Tanjung Karang Pusat
Kegiatan ini bertempat di Masjid Falahuddin Sukajawa Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung dan dihadiri Oleh Ketua DPD FPI Lampung H Fidyan Fuad didampingi oleh Sekretaris DPD FPI Lampung,Para Habaib, kiyai, Ustadz, dan Santri. 
Pengawalan dan Pengamanan dijaga oleh Sayap juang FPI Lampung, BAT dan LPI ,TNI dan Polri
Habib Umar Assegaf Imam Daerah FPI Lampung saat melantik dan membaiat kepada para Tanfidzi TKB dan TKP, mengatakan, "Antum semua agar taat kepada Allah dan Rosulullah, dan taat kepada pimpinan. Jangan kendor dlm ber Amar maruf Nahi Munkar.Semoga istiqomah dlm perjuangan".
Sumber:  Kontributor LIF Lampung (Mance Sr)


Kisah Habib Alwi Bin Muhammad Alhaddad Bogor Dan Pertemuannya Dengan Soekarno





Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net

ALHABIB ALWY BIN MUHAMMAD ALHADDAD

Di tengah kondisi bangsa yang rumit saat itu, Presiden Soekarno mengutus ajudannya datang kepada Habib Alwi bin Muhammad Al-Haddad Bogor untuk datang ke Istana Negara.

Habib Alwi sosok ulama’ besar ahli hadits yang masyhur saat itu. Beliau adalah murid kesayangan Habib Abdullah bin Muhsin Al-Attas (Keramat Empang Bogor).

Bung Karno ingin berdiskusi dan mendengarkan banyak nasehat dari Habib Alwi. Awalnya, Habib Alwi menolak datang ke Istana Negara, tapi Bung Karno terus mengirim ajudannya agar Habib Alwi bersedia datang.

Akhirnya, Habib Alwi bersedia memenuhi permintaan Bung Karno.
Saat di Istana Negara, Bung Karno menceritakan kondisi bangsa yang lagi menghadapi berbagai masalah berat dan memohon Habib Alwi agar bersedia mendo’akannya. Habib Alwi akhirnya berjanji akan mendo’akannya. Selang beberapa hari dari pertemuan itu, tanpa diduga selesailah semua masalah Bung Karno di luar kemampuan dirinya. Soekarno sangat yakin bahwa ini berkat do’anya Habib Alwi.

Soekarno kemudian mengutus lagi ajudannya kepada Habib Alwi untuk mengucapkan terima kasih dan memberi hadiah.

“Katakanlah apapun yang Habib Alwi mau, saya akan memenuhinya.” pesan Bung Karno. “Benar apapun permintaan saya akan dipenuhi?” jawab Habib Alwi. “Benar, wahai Habib.” “Tolong Presiden jangan memanggil lagi saya ke istana, jika ada perlu lagi, utus saja ajudan Presiden ke rumah saya agar tidak mengganggu waktu ibadah saya.”
Mendengar jawaban itu, Bung Karno merasa takjub dan semakin menaruh hormat kepada Habib Alwi.

Begitulah pelajaran berharga dari sosok Bung Karno dan Habib Alwi.
Sebagai penguasa, Bung Karno selalu konsultasi dengan ulama’ sehingga jalan hidup berbangsa dan bernegara tetap berada dalam koridor yang benar.
Sedangkan Habib Alwi selalu setia menjaga bangsa dan negara, tapi untuk menjaga ilmu dan ibadah maka beliau tidak mau berdekatan dengan penguasa.

Penguasalah yang harus selalu rajin datang kepada ulama’.

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: