Langsung ke konten utama

Featured Post

Dr Masri Sitanggang: Melawan Komunisme

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_*Seri Komunis 01_*

*MELAWAN KOMUNISME*

Oleh : *Dr. Masri Sitanggang*

Komunisme itu paham, bukan organisasi dan bukan pula nasab. Orang bisa saja menjadi komunis tanpa harus terdaftar sebagai anggota organisasi komunis seperti PKI, misalnya; atau bukan pula dari keturunan anak komunis. Jadi, jangan salah sangka. Orang berfaham (lebih tepat lagi ideologi) komunis bisa berada di organisasi apa saja; mulai dari organisasi sosial kemasyarakatan, propesi , keagamaan sampai organisasi partai politik. Begitu juga soal nasab, anak yang lahir dari seorang alim pun bisa jadi terjangkit faham komunis dan sebaliknya anak seorang komunis belum tentu juga sepaham dengan komunis.

_“Dik Gaffar, kamu ajari saya agama, nanti kamu saya ajari Marxisme,”_ kata Sukarno satu ketika. Yang dipanggilnya “dik Gaffar” adalah A. Gaffar Ismail, ayah dari Taufiq Ismail, dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair itu. Taufiq Ismail menceritakan kisah persahabatan So…

Habib Ali Jindan: Rezim Bisa Hapus Foto Habib Rizieq Di Facebook, Tapi Tak Bisa Hapus Kecintaan Umat Pada Beliau



Sabtu, 5 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ribuan warga masyarakat Pringsewu dan sekitarnya tumpah ruah menghadiri acara Haul Al Walid Al Habib Abdillah Assegaf yang ke-15, Milad FPI ke-22 serta Milad DPD FPI Lampung yang ke-2, di Pondok Pesantren Al Fatimiyah Al Islamiyah Waringinsari Barat, Sukoharjo, Pringsewu, Provinsi Lampung pada hari ini, Sabtu (5/9/2020).

Imam Daerah DPD FPI Lampung Habib Umar Syarief bin Abdillah Assegaf, Ketua Tanfidzi DPD FPI Lampung Ustadz Haji Fidyan Fuad beserta para pengurus DPD FPI Lampung dan jajaran dibawahnya, Habib Ali bin Abdul Aziz Jindan selaku penceramah, serta para Habaib, Tokoh Alim Ulama setempat dan ribuan warga masyarakat turut hadir dalam kegiatan yang diliput oleh Front TV ini.

Setelah serangkaian acara sejak sore seperti pembacaan Burdah, Ratib, pembacaan Maulid yang dipimpin langsung oleh Imam Daerah DPD FPI Lampung Habib Umar Syarief bin Abdillah Assegaf, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Prajurit Pembela Rasulullah ciptaan Habib Bahar bin Smith, Mars dan Hymne FPI, Mars Aksi Bela Islam, lagu Milad untuk DPD FPI Lampung, pembacaan tahlil dan ayat-ayat suci Al-Qur'an serta sambutan oleh Imam Daerah DPD FPI Lampung Habib Umar Syarief bin Abdillah Assegaf selaku tuan rumah serta dua penceramah lainnya, maka pada pukul 23.15 WIB Habib Ali bin Abdul Aziz bin Jindan memberikan ceramahnya.

Mengawali ceramahnya, Habib Ali mengucapkan terima kasih dan mendoakan Habib Umar Syarief bin Abdillah Assegaf selalu tuan rumah, serta untuk para Ulama, Habaib, Keluarga Besar FPI dan para jamaah yang hadir.

Dalam ceramahnya, Habib Ali banyak menceritakan tentang keistimewaan bulan Muharram, dan peristiwa-peristiwa penting di masa para Nabi yang terjadi di bulan Muharram, seperti di masa nabi Ibrahim, nabi Yunus dan lainnya.

Termasuk tentang pembantaian terhadap cucu Rasulullah SAW yang agung dan mulia, Sayidina Hussein RA yang dilakukan oleh Yazid bin Muawiyah, juga diceritakan oleh Habib Ali. Dimana keberanian dan ketegasan Sayidina Hussein di dalam melawan kedzaliman, penting untuk kita jadikan suri tauladan.

Habib Ali juga menegaskan umat Islam harus menolak RUU Ciptaker yang sangat mengancam Pondok Pesantren. Padahal para Ulama, Habaib dan pondok-pondok Pesantren berperan besar dalam melawan penjajah dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Para Habaib di Indonesia semuanya cinta NKRI dan ikut berjuang melawan penjajah, karena sudah ditanamkan oleh datuk-datuk para Habaib untuk mencintai tanah air.

Beliau mengambil contoh keberanian Habib Salim bin Jindan yang berkali-kali di tangkap di jaman penjajahan Belanda, Jepang dan lainnya, demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kisah perjuangan Jendral Soedirman yang merupakan seorang Ustadz, Tuanku Imam Bonjol yang merupakan Habaib dari keluarga Shahab, Cut Nyak Dien dan lainnya juga diungkap oleh Habib Ali.

Terkait Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang kerap dihujat dan difitnah bahkan sekedar foto beliau pun selalu dihapus di media sosial, Habib Ali menegaskan, "Pemerintah boleh menghapus foto Habib Rizieq di Facebook, tapi tidak akan pernah bisa menghapus kecintaan umat kepada beliau!", ujarnya yang disambut pekikan takbir oleh ribuan jamaah yang hadir.

Sudah menjadi rahasia umum pihak Facebook Indonesia mengharamkan foto Habib Rizieq dan pihak yang dekat dengan beliau serta foto FPI di Facebook dan laman media nasional lainnya adalah atas permintaan pihak kementerian yang terkait di Indonesia, yang merupakan bawahan Presiden.

Selengkapnya ceramah Habib Ali akan segera diupload di Channel Youtube Front TV.

Foto: Habib Ali bin Abdul Aziz Jindan saat memberikan ceramah di acara Milad ke-2 DPD FPI Lampung di Pondok Pesantren Al Fatimiyah Al Islamiyah Waringinsari Barat, Sukoharjo, Pringsewu, Provinsi Lampung, Sabtu (5/9/2020).



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…