Langsung ke konten utama

Featured Post

Agus Maftuh Mempersulit Urusan WNI Di Saudi, PA 212: Copot Dia Dari Jabatan Dubes!

Selasa, 20 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Informasi bebasnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) dari pencekaan Arab Saudi dan dapat kembali ke Tanah Air jadi sorotan pemberitaan. Namun anehnya kabar ini justru dibantah Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, KH Slamet Maarif, mengatakan hingga saat ini tidak ada persoalan apapun antara HRS dengan pemerintahan Saudi. Ia heran dengan adanya upaya yang mempersulit HRS kembali ke Tanah Air.“Saya tegaskan kembali Habib Rizieq dengan pemerintah Saudi tidak ada masalah. Bahkan pemerintah Saudi sangat baik terhadap beliau. Justru ada upaya-upaya yang sering dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menzalimi beliau,” ujar Kyai Slamet dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne yang dilansir Viva.co.id, Selasa, 20 Oktober 2020.Kyai Slamet lalu menyinggung insiden pemasangan bendera di kediaman HRS di Makkah, sekitar dua tahun lalu. Menurutnya, saat it…

FPI Indragiri Hulu Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Kebakaran Pasar Raya Rengat


Rabu, 9 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Indragiri Hulu, pada hari Rabu pagi (2/9/2020) menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada sejumlah 15 Kepala Keluarga korban kebakaran Kios di Jalan Haji Agus Salim di depan Pasar Rakyat.

Sehari sebelumnya (1-9-2020) DPW FPI Indragiri Hulu telah turun terlibat membantu membersihkan puing-puing paska kebakaran yang menghanguskan 10 kios di pasar tersebut.

Awal peristiwa kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Kebakaran berawal dari salah satu Kios Pangkas Rambut yang berdampingan dengan Kios penjual bahan dan alat-alat pertanian.

Berdasarkan infomasi di lapangan sebab musabab terjadinya kebakaran disebabkan oleh terjadi hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang terjadi di Kios Pangkas Rambut.

Musibah kebakaran itu telah menghanguskan 10 kios serta 5 rumah warga disekitar kios. Alhamdulillah tidak ada korban Jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian materi diperkirakan Milyaran Rupiah.

Keseluruhan yang terdampak pada peristiwa itu ada sebanyak 15 Kepala Keluarga yang merupakan para pemilik kios serta warga sekitar yang rumahnya turut hangus dilahap sijago merah.

Penyaluran bantuan sosial (bansos) tersebut langsung dipimpin oleh Ketua DPW FPI Indragiri Hulu (inhu) Ustad Ali Fahmi Aziz dan didampingi oleh sejumlah pengurus FPI Indragiri Hulu disela-sela kegiatan persiapan Tabligh Akbar tahun baru Islam yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (2-9-2020), dilapangan hijau Rengat dengan menghadirkan da’i nasional Ustad Dr. M. Yahya Waloni.

Bantuan sosial yang disalurkan oleh DPW FPI Indragiri Hulu berupa paket sembako senilai 150.000 rupiah per-paket yang diserahan kepada 15 Kepala Keluarga korban kebakaran.

Sumber bantuan tersebut diperoleh dari infak dan sumbangan yang digalang DPW FPI Indragiri Hulu dari masyarakat sekitar Pasar Rakyat Kota Rengat.

Pemberian bantuan sosial itu disaksikan langsung oleh Ketua Rukun Tetangga 06 SekipHulu (Pak Anhar) serta juga disaksikan oleh pihak Kelurahan sekipHulu.

Tim yang terlibat dalam kegiatan yang diawali oleh kegiatan bersih-bersih puing kebakaran hingga pemberian bantuan sosial serta penggalangan dana adalah LPI (Laskar Pembela Islam) Markas Wilayah Indragiri Hulu. Jumlah yang terlibat sekitar 20 orang laskar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW FPI Indragiri Hulu serta didampingi beberapa pengurus Dewan Tanfdzi serta LPI Mawil Indragiri Hulu.

Dalam kesempatan tersebut Ketua FPI Indragiri Hulu menyampaikan bahwa bantuan itu merupakan ungkapan rasa kepedulian FPI kepada korban kebakaran serta berharap bahwa nantinya akan muncul pihak-pihak lain yang juga akan turut serta membantu.

Sumber: Budi Prasto Sekda Hilmi Riau, HILMI FPI


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: