Langsung ke konten utama

Featured Post

Bapas Bogor Banding Kasus Habib Bahar, Ustadz Novel: Ambisi Untuk Kriminalisasi Ulama

Jum'at, 23 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor telah resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang memenangkan penceramah kondang, Habib Bahar Bin Smith soal surat keputusan pencabutan asimilasi.Upaya banding itu pun direspon oleh Wakil Sekjen (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Novel Bamukmin yang menilai bahwa Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), khususnya Bapas Bogor, masih berambisi untuk mengkriminalisasi ulama."Selaku Wasekjen PA 212 tentunya prihatin terhadap Kemenkumham khususnya Bapas Bogor masih berambisi untuk mengkriminalisasi ulama," ujar Ustadz Novel Bamukmin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/10).Ustad Novel mengaku tidak heran karena Kemenkumham, khususnya Bapas Bogor, merupakan kepanjangan tangan dari pemimpin yang dianggapnya tidak bersahabat dengan ulama yang tegas dan istiqomah."Malah para pelaku kejahatan atau residivis juga para koruptor dan pe…

FPI HSU Kalsel Dan Sayap Juang Bagikan Sembako Dan Pakaian Untuk Korban Kebakaran Di Amuntai



Jum'at, 18 September 2020

Faktakini.net, Jakarta -  Keluarga Besar Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) termasuk sayap juangnya Mujahidah Pembela Islam (MPI) Serta Hilal Merah Indonesia (HILMI) dan Relawan Cepat Tanggap Bencana (CETANA) Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan sembako dan beberapa pakaian layak pakai kepada warga korban kebakaran di Amuntai, hari Jum'at (18/9/2020) pukul 16.30 WITA.

Penyerahan Donasi kepada korban kebakaran di desa Muara Tapus Kec. Amuntai Tengah Kab. HSU ini diserahkan langsung ke posko korban kebakaran yang di dampingi oleh Sekretaris Wilayah DPW FPI HSU Ustadz Sofian Hadi dan didampingi oleh Ketua DPC FPI Amuntai Tengah serta Anggota FPI, LPI, MPI, serta dari relawan CETANA HSU dan di serahkan kepada keluarga korban kebakaran.

Penyerahan ini dilakukan dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak,memakai masker dan cuci tangan.

Diberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi musibah kebakaran pada hari ini setelah ba'da sholat jum'at (18/9/2020) pukul 12:25 WITA di desa Muara Tapus Rt. 01 Kecamatan Amuntai Tengah Kab. HSU Kalimantan Selatan yang menghanguskan 4  buah rumah yang mana 2 buah rumah 100% terbakar dan sisanya 50% satu lagi ada yang 60%. Serta menghanguskan Gudang dan Kios masing-masing 100 % jadi total ada 6 buah yang terbakar tetapi tidak semuanya ludes.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Hulu Sungai Utara yang diketuai oleh Ustadz Dhiya Irhamny serta Ketua Hilal Merah Indonesia HSU Mahlopi meminta anggotanya untuk cepat tanggap menyalurkan bantuan, yang berupa beberapa paket sembako dan sejumlah uang yang merespon langsung atas musibah tersebut.

"Meskipun jumlah bantuan yang di salurkan tidak begitu banyak karena ini masih bersifat tanggap darurat dan nantinya akan di lanjutkan dengan aksi penggalangan dana yang harus tetap mematuhi protokol kesehatan bertujuan sebagai bentuk kepedulian sosial bagi warga yang tertimpa musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara", ucap Ustadz Dhiya Irhamny Selaku Ketua DPW FPI HSU.



Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: