Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

DPW FPI Lampung Tengah Laksanakan Muskerwil Dan Muscab 2 DPC


Ahad, 20 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari ini, Ahad 20  September 2020 DPW FPI Lampung Tengah melakukan Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah) sekaligus Muscab 2 DPC atau Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang, yaitu  DPC:

1.DPC FPI Kota Gajah
2.DPC FPI Seputih Raman

Kegiatan ini dimulai dari jam 12:30 Sampai Jam 19.30 WIB, bertempat di Markaz DPW FPI Lamteng di Kota Gajah Lampung Tengah.

Acara ini dihadiri oleh Imam Daerah FPI Lampung Habib Umar Assegaf yang didampingi oleh Ketua DPD FPI Lampung Ustadz Fidyan Fuad, serta sekretaris DPD FPI Lampung.

Dalam ceramahnya, Imam Daerah  menyerukan para mujahid Lampung Tengah untuk otallitas dalam ketaatan kepada Allah dan Rosululluh, serta tuntas dalam ketaantan kepada pimpinan FPI.

"Semoga program kerja DPW FPI Lamteng, bisa dilaksanakan sesuai musyawaroh. Tujuan dari program ini adalah agar para mujahid tau dengan tupoksi nya masing-masing dalam berjuang sesuai sistem yg ada.dan mempererat hubungan antara FPI dan keluarga besar FPI dan sayap juang semangkin solid dan istiqomah dalam perjuangan. Semoga kedepannya semakin kompak untuk menjaga Agama, Bangsa dan Negara", ujarnya.

Ketua DPW FPI Lamteng
Ustdaz H Mahfud mengucapkan terima kasih kepada imam daerah yg sudah hadir, memberikan semangat juang dan motivasi nya.

Sumber: Kontributor LIF Lampung (Mance Sr)


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: