Langsung ke konten utama

Featured Post

Anies Keren! Transportasi Publik Jakarta Raih STA 2021, Kalahkan Kota-Kota Besar Dunia

Sabtu, 31 Oktober 2020
Faktakini.net
Pemprov DKI Jakarta! 
Selamat warga Jakarta! 
DKI Jakarta berhasil memenangkan Sustainable Transport Award (STA) 2021 atas program integrasi antarmoda transportasi publik yang terus dikembangkan. 
Diumumkan semalam pada konferensi transport internasional, MOBILIZE 2020, 30 Oktober 2020. Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang memenangkan penghargaan STA mengalahkan kota - kota besar dunia, setelah pada tahun lalu menduduki peringkat kedua atau mendapat gelar 'Honorable Mention'.
Keberhasilan Ibu Kota Jakarta diraih melalui berbagai upaya berkelanjutan di bidang transportasi sebagai berikut: 1. Mengintegrasikan mikrobus (angkot) dengan layanan Transjakarta di mana 10 operator angkot sepakat untuk bergabung dengan Transjakarta; 2. Menghadirkan MRT Jakarta dan LRT Jakarta tahun lalu yang juga menjadi momentum besar bagi sistem transportasi publik di Jakarta; 3. Mengintegrasikan layanan transportasi, baik fisik maupun pembayaran. Hal itu terb…

Anies Keren! Kendalikan Banjir, Pemprov DKI Masifkan Grebek Lumpur



Jum'at, 25 September 2020

Faktakini.net

Kendalikan Banjir, Pemprov DKI Masifkan Grebek Lumpur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah mempersiapkan diri menjelang masa curah hujan yang diprediksi meninggi di penghujung tahun 2020. Salah satunya, dengan melaksanakan kegiatan gerebek lumpur.

Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf, mengatakan, gerebek lumpur ini merupakan kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak bulan maret 2020 lalu. Ia menyebut optimalisasi kawasan resapan air seperti salah satunya di waduk Ria Rio menjadi salah satu agenda prioritas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Sesuai arahan Pak Gubernur, meskipun covid-19 sangat mengkhawatirkan, tapi pengerukan waduk, kali dan sungai harus tetap diprioritaskan. Saat ini di 5 wilayah sedang dilakukan pengerukan tapi tetap dengan protokol kesehatan. Mulai dari pengerukan saluran mikro, makro, PHB, kali-kali dan juga waduk," kata Juaini di waduk Ria Rio, seperti dilansir dari Harianterbit.com, Senin (21/9/2020).

Pengerukan Waduk Ria Rio diharap dapat memberikan dampak resapan air sehingga bisa mengatasi genangan banjir di sekitar Pulo Mas, Jakarta Timur yang lazim terjadi setiap tahun.

"Catchment area yang dilayani waduk Ria Rio ini adalah sekitaran Pulo Mas,” kata Juani seperti dalam video yang diunggah Pemprov DKI Jakarta, Kamis (23/9/2020).

Untuk pengerukan waduk Ria Rio, Juani menambahkan pihaknya menurunkan alat berat berupa escavator terapung sebanyak 15 unit. Ia menyebut saat ini daya tampung waduk Ria Rio menampung sekitar 170m³ dan akan dilakukan pendalaman waduk hingga 7 meter.

"Waduk Ria Rio ini catchment area yang dilayani yaitu sekitar kawasan Pulo Mas. Mudah-mudahan dengan adanya pengerukan ini, bisa mengurangi beberapa lokasi-lokasi yang selama ini ada genangan maupun banjir, kita harapkan seperti itu," imbuh Juani.

Selain Waduk Ria Rio, Juaini menjelaskan pengerukan-pengerukan juga dilakukan di 5 wilayah DKI Jakarta. Sekitar 50-75 waduk juga sedang dikeruk.

Lebih lanjut, Juaini mengimbuhkan sekitar 13 sungai di Jakarta juga dilakukan pengerukan.

“Seluruh pengerjaan pengerukan yang sedang dilakukan ini, ditargetkan selesai pada akhir Desember 2020 nanti dan dikerjakan secara massif,” ungkapnya.

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: