Langsung ke konten utama

Featured Post

Profil Mayjen Soetoyo, Pahlawan Revolusi Korban Pembantaian G 30 S/PKI Di Lubang Buaya

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Mayor Jendral TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo lahir di Jawa Tengah, 28 Agustus 1922.

Meninggal di Lubang Buaya Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun. adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang diculik dan kemudian dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September di Indonesia.

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Sutoyo bergabung ke dalam bagian Polisi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), cikal bakal Tentara Nasional Indonesia.

Hal ini kemudian menjadi Polisi Militer Indonesia. Pada Juni 1946, ia diangkat menjadi ajudan Kolonel Gatot Soebroto, komandan Polisi Militer.

Ia terus mengalami kenaikan pangkat di dalam Polisi Militer, dan pada tahun 1954 ia menjadi kepala staf di Markas Besar Polisi Militer.

Dia memegang posisi ini selama dua tahun sebelum diangkat menjadi asisten atase militer di kedutaan besar Indonesia di London.

Setelah pelatihan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Bandung dari tahun 1959 hingga…

Anies Kembali PSBB Total Jakarta, Fraksi PDIP DKI: Kami Mendukung Penuh




Jum'at, 11 Seperti 2020

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menarik rem darurat lantaran kasus harian Covid-19 mencapai 1.000 orang positif per hari mendapat dukungan anggotan dewan. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta yang biasanya berseberangan dengan Anies, kali ini mendukung pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total berjalan lebih tegas.

"PSBB harus dilakukan secara ketat. Pemprov harus tegas dalam mengawasi dan menerapkan aturan," ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gilbert Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2020).

Dia menjelaskan, pengawasan dan penerapan aturan yang ketat tersebut tidak lain untuk menurunkan angka penularan Covid-19 yang masih sangat tinggi.

Gilbert berpendapat, jika ketidaktegasan menjadi penyebab gagalnya PSBB transisi yang sudah berjalan selama tiga bulan, diharapkan tidak terjadi pada PSBB total nantinya. Pengawasan itu, menurut dia, lebih sulit mengingat masyarakat saat ini berangsur jenuh menghadapi pandemi.

Dia menyebut, di antara penyebab terjadinya penyebaran Covid-19 adalah ketidakpatuhan warga di samping klaim dia ada ketidaktegasan Pemprov DKI. Terlebih yang lebih mengkhawatirkan muncul klaster yang berasal dari rumah atau disebut klaster keluarga.

Gilbert menuturkan, pihaknya meminta Pemprov DKI untuk menindak secara tegas warga yang kerapkali masih berkumpul atau berkerumun di tempat-tempat umum. Khususnya pasar wajib diawasi secara ketat agar penjual dan pengunjung patuh terhadap protokol kesehatan, termasuk di angkutan umum dan kantor.

"Ketegasan ini muncul misalnya dari supervisi mendadak ke permukiman dan kantor, juga di jalan sempit. Angkutan umum dan pasar harus diawasi serius selama beroperasi. Libatkan TNI dan Polri. Juga pengurus RT dan RW wajib bertanggung jawab," jelas Gilbert.

PSBB total di Jakarta mulai berlaku pada 14 September mendatang. Dengan melihat keadaan darurat di Jakarta, menurut Anies, tidak ada pilihan lain selain keputusan untuk tarik rem darurat.

"Artinya kita terpaksa berlakukan PSBB seperti awal pandemi. Inilah rem darurat yang harus kita tarik," ujar Anies dalam keterangan pers yang disampaikan di Balai Kota DKI, Rabu (9/9/2020) malam.

Sebagaimana diketahui, kebijakan Anies sering dihambat oleh pejabat di tingkat pusat.

Anies mau Lockdown ...
Tapi dipaksa Jokowi dg PSBB.

Anies ikut PSBB ...
Lalu dg PSBB Anies larang Mudik ...
Tapi Jokowi ngotot boleh Mudik.

Anis larang buka Bandara & Terminal
Tapi Menhub ngotot tetap buka.

Anies larang buka Mall ...
Tapi Menperindag ngotot tetap buka.

Dan banyak lagi hambatan lainnya

Foto: Anies Baswedan

Sumber: Republika.co.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …