Langsung ke konten utama

Featured Post

Hari Kedua, FPI Purworejo Turunkan Laskar Bantu Korban Longsor Di Kalijering Pituruh

Selasa, 27 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta -  Relawan FPI Purworejo hari ini Selasa, 27 Oktober 2020 masih terus turun membantu korban banjir dan longsor diwilayah terparah Desa Kalijering kecamatan Pituruh. FPI bersama beberapa relawan kemanusiaan seperti KJB dan S3 Purworejo turun langsung membantu meringankan beban korban yang selamat dan beberapa luka-luka. Selain membuka akses jalan yang berlumuran lumpur parah para Laskar terlihat membawa nasi bungkus untuk para korban, obat-obatan, baju, dan berbagai bantuan lainnya. Untuk para dermawan yang mau ikut membantu meringankan korban yang ditaksir kerugiannya mencapai milyaran rupiah bisa menghubungi Bendahara DPW FPI Purworejo Ir. Muhammad Mansur di Nomor wa +62 853-7784-2497. Demikian Kontributor LIF Purworejo Melaporkan.




Klik video:


Ahoker Tajir Ngaku Rakyat Jelata Ngaduin Gubernur DKI Ke Jokowi, Netizen: Susah ya Kalau Sudah Benci!

Kamis, 24 September 2020

Faktakini.net

Seorang designer keturunan Tionghoa bernama Wanda Ponika menulis surat terbuka untuk Presiden Jokowi di akun Inst-agramnya @wandaponika. Dalam unggahanya, Ahoker yang sebenarnya orang kaya namun mengaku sebagai rakyat jelata ini meminta kepada Jokowi supaya menegur Gubernur DKI Anies Baswedan mengingat kebijakannya yang dinilai membahayakan orang banyak, khususnya warga DKI.

"Pak Presiden, Anies Baswedan sudah mengeluarkan banyak kebijakan dan melakukan banyak sekali tindakan yang membahayakan nyawa warga Jakarta," katanya dalam unggahan instag-ramnya, Jumat (18/9/2020).

Ia menilai apa yang dilakukan Anies bukan malah menahan laju virus, namun lebih kepada melakukan sejumlah atraksi yang berpotensi menciptakan cluster baru.

Sahabat dari mantan istri Ahok Veronica Tan ini menyebut bahwa Anies hanyalah Gubernur yang memiliki atasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan memiliki bos besar yaitu Presiden. Anies, kata Wanda juga sebagai Gubernur Ibu kota yang mana merupakan pusat pemerintahan dan perekonomian.

"Sebagai rakyat jelata, ijinkan saya mau bertanya, apa Pak Mendagri & Pak Presiden tak bisa menegur Anies?," katanya.

Rengekan Wanda terhadap Jokowi dinilai oleh netizen sebagai kebencian pribadi yang disertai dengan penilaian subjektif.

Akun @anaalfiah menyayangkan keluhan yang dilakukan Wanda, menurutnya keluhan yang ditulis Wanda berangkat dari kebencian pribadi Wanda.

"Kok malah nyerangnya pak Anies, susah ya kalau udah benci mah segala macam cara buat cari kesalahan pak Anies, miris " ujarnya.

Akun tatiharyati94 malah mempertanyakan keluhan Wanda yang menurutnya tidak tepat. Tati mempertanyakan setiap ada masalah kenapa selalu dilempar ke Anies, padahal awal pandemi masuk, Anies sudah siap siaga untuk lockdown, sebab Anies tahu bahaya Covid-19 ini.

Kala itu, saat awal Covid-19 ramai di Wuhan, China, pemerintah pusat menganggap enteng virus tersebut. Beberapa menteri menyebut dengan jamu akan sembuh, dan angkuhnya lagi, dengan nasi kucing akan sembuh. Dan sekarang korban semakin tak terkendali.

Pemerintah Pusat baru mmengeluarkan kebijakan PSBB jauh setelah Anies mengusulkan. Kemudian, curva sedikit landai, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan new normal dengan alasan agar ekonomi tidak terpuruk. Dan sekarang ketika semuanya menjadi buruk, kesalahan dilempar kepada Anies.

Hal yang sama juga diutarakan oleh aku @barrackhusein. Ia kesal dengan orang-orang yang selalu menyalahkan Anies jika terjadi masalah, dan jika berhasil, dianggap sebagai usaha pemerintah pusat. Ia menjelaskan saat Anies ketat, Jokowi malah membuka mall, saking takutnya ekonomi Indonesia akan erpuruk.  Saat Anies melunak, lanjut Bareack warga yang tidak tahu diri seolah kebal terhadap Covid-19. Sehingga tidak jaga jarak dan tidak mengikuti protokol kesehatan.

"Apa yang dikeluhkan Wanda ke Jokowi hanya soal kebencian pribadi," ungkapnya.

Ia lantas meminta kepada Wanda untuk tidak hanya nyinyir di saat semua orang sedang berjuang melawan Covid

"Ingatkan diri lu, temen lu, tetangga lu, saudara lu, untuk bergandengan tangan mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi, bukan malah menyalahkan pemimpin," pungkasnya.

Sedangkan akun @mutiaranamira menyarankan agar Wanda maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta mengingat Wanda terlihat lebih jago dalam menata Jakarta dibanding Anies.

"Kelar masa jabatan pak Anies, nyagub aja bu. Sepertinya lebih jago menata Jakarta dan mengatur jutaan penduduk Jakarta ini," ujarnya.

Oleh: Windi Ponikuda, Warganet

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: