Langsung ke konten utama

Featured Post

Gerak Cepat, Anies Siapkan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net

Gerak Cepat, Anies Siapkan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Dalam rangka percepatan penanganan wabah Covid-19 di DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan tiga lokasi untuk isolasi pasien Covid-19.

Penetapan lokasi tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 979 tahun 2020 Tentang Lokasi Isolasi Terkendali Miliki Pemprov Jakarta dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Menetapkan Lokasi Isolasi Terkendali milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan daftar sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Gubernur ini,” tulis Anies dalam Kepgub tersebut, dikutip pada Selasa (29/9/2020).

Menurut Anies, sebagaimana dilansir dari Siberindo.co, ongkos yang dipakai untuk melangsungkan karantina pasien penyakit menular ini bersumber dari Anggaran pendapatan belanja daerah (AP…

Ustadz Bachtiar Nasir: Yang Menolak Habib Rizieq Pulang Adalah Kaum Anti Demokrasi



Senin, 24 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ustadz Bachtiar Nasir menyebut, hanya kaum antidemokrasi yang tidak menginginkan kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab berada di Indonesia.

Kaum itu lebih menginginkan Habib Rizieq tetap berada di Arab Saudi. Bachtiar mengungkapkan itu saat menghadiri diskusi daring yang digelar Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) dengan tema Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik, Minggu (23/8/2020).

“Jadi, hanya orang yang tidak menginginkan demokrasi sesungguhnya yang tidak menghendaki beliau (Habib Rizieq) ada di sini,” kata Bachtiar.Memulangkan Habib Rizieq Menurut dia, Indonesia sesungguhnya sangat rugi besar dari sisi demokrasi, ketika Habib Rizieq tidak berada di Indonesia. Habib Rizieq, kata dia, adalah tokoh yang menjunjung tinggi demokrasi.

“Hanya yang gagal paham saja yang menilai Habib Rizieq penganggu, penghambat demokrasi di Indonesia. Salah besar,” ungkap dia.

"Mungkin belum tahu persis siapa beliau. Kalau anda betul-betul menginginkan demokrasi di Indonesia, pastinya sangat menginginkan punya partner seperti Habib Rizieq,” tutur dia.

Selain menjunjung demokrasi, kata Bachtiar, Rizieq juga sosok yang cinta tanah air dan pejuang menegakkan kebenaran. Namun, narasi yang beredar di ruang publik justru berkebalikan.

“Saya kira kalau ada orang Indonesia yang paling merah putih adalah beliau (Habib Rizieq). Yang merah darahnya dan putih pakaiannya dan tidak pernah berubah,” pungkas dia.

Sebagaimana diketahui pasca Aksi-Aksi Bela Islam yang digagas oleh Habib Rizieq dalam melawan kedzalliman dan penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Ahok sukses besar, upaya kriminalisasi dan pembusukan terhadap Habib Rizieq pun makin masif dilakukan oleh musuh-musuh Islam.

Selain mendadak dijerat dengan berbagai kasus, upaya pembunuhan karakter juga serentak dilakukan oleh pihak-pihak yang dendam atas kalah telaknya Ahok di Pilgub DKI 2017 dari paslon Anies-Sandi, dan dibuinya Ahok selama dua tahun penjara karena terbukti menistakan agama Islam.

Bagi kelompok jahat tersebut, Habib Rizieq adalah 'biang kerok' kalahnya dan dipenjarakannya Ahok, karena itu mereka melancarkan balas dendam termasuk dengan memproduksi chat mesum fiktif lalu memviralkannya demi untuk melakukan pembusukkan terhadap nama Habib Rizieq Shihab.

Dan hingga kini walaupun kasus-kasus tersebut sudah di-SP3 oleh aparat kepolisian, namun Habib Rizieq masih dicegah untuk pulang ke Indonesia karena dicekal oleh pemerintah Arab Saudi atas dasar permintaan dari pihak pemerintah Indonesia.

Namun perjuangan untuk bisa memulangkan kembali Habib Rizieq Shihab ke tanah air tak henti terus diupayakan oleh umat Islam di Indonesia.

Foto: Ustadz Bachtiar Nasir

Sumber: jpnn.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …