Langsung ke konten utama

Featured Post

Wahai Dunia, Oleh: Habib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa

Selasa, 11 Agustus 2020

Faktakini.net

WAHAI DUNIA

oleh : Alhabib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa
-
Wahai Dunia, Wahai dambaan di setiap zaman, telah berjuang memperebutkanmu sedemikian banyak pembesar dan Raja Raja. Mereka menikmati keberhasilan dengan kegembiraan. Dan telah berjatuhan sedemikian banyak para fakir miskin yang menetes air liurnya melihat kenikmatan para Raja dunia. Telah datang pula golongan hamba yang shalih yang tak mau memperebutkanmu, mereka melupakanmu dan mencari ridho Allah.

Wahai Dunia, tidaklah para raja, atau fakir miskin, atau bahkan orang-orang shalih itu meninggalkanmu kecuali kau bekali 1 X 2 meter saja dari milikmu untuk lubang kuburnya, hanya itulah yang kau berikan pada mereka, itulah kebaikanmu pada para pecintamu atau mereka yang meninggalkanmu, sama saja, padahal para pecintamu melupakan segala-galanya hanya untuk mendapatkanmu, namun tak satu pun dari mereka meninggalkanmu, selain hanya mendapatkan kuburnya saja. Maka para pecintamu menin…

Umat Katolik: Kita Tak Mau Pastor Difitnah Dengan Chat Mesum Seperti Fitnah Terhadap HRS




Ahad, 2 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di media sosial khususnya di group-group Whatsapp, sejak Jum'at (31/8/2020) pagi viral beredar pernyataan Aloysius Hartono, seorang umat Katolik yang menolak fitnah terhadap pemuka agama Islam dan agama apapun.

Ini membuktikan umat beragama apapun, tak mau bila pemuka agama mereka difitnah dengan fitnah keji seperti chat mesum fiktif.

Umat Kristen tak mau Pastor / pendetanya difitnah dengan chat mesum, umat Buddha tak mau Bhiksu nya difitnah dengan chat mesum, tentu apalagi umat Islam.

Sebagai berikut pesan yang beredar luas tersebut:

Saya Aloysius Hartono, ternyata pernyataan saya sebelumnya tentang pembakaran foto pemuka agama Islam (HRS) oleh Saudara Boedi Djarot dkk cukup viral.

Puji Tuhan, semoga ada manfaat yang bisa kita petik, bahwa umat beragama apapun pasti marah bila foto pemuka agamanya dibakar dan dilecehkan, baik itu Ulama, Pastor, Uskup, Pendeta, Bhiksu dan lainnya.

Saya juga cukup miris melihat fitnah kepada para pemuka agama hingga kini masih ada. Termasuk salah satunya chat whatsapp fiktif HRS - FH yang sudah lama dihentikan (SP3) oleh pihak aparat kepolisian, ternyata di tahun 2020 ini masih ada saja yang menyebarkannya.

Yang menjadi pokok perhatian saya dan membuat saya malu, adalah ada saudara seiman saya umat Katolik yang ikut-ikutan menyebarkan chat fiktif tersebut, dan bahkan mencaci maki pemuka agama Muslim yang diterpa fitnah itu (HRS).

Saya ingin menyatakan, bahwa anda semua pasti tahu bahwa tidak perlu menjadi orang pintar untuk mengetahui bahwa chat whatsapp HRS - FH itu adalah rekayasa belaka. Dan pihak kepolisian pun sudah menghentikannya karena lemahnya bukti.

Saya pun -kalau mau- dengan mudahnya bisa membuat percakapan whatsapp antara si A dengan B, lalu saya bisa mengarang semaunya isi percakapan tersebut termasuk dengan percakapan tidak senonoh.

Tapi tentu saja tidak mau melakukan hal itu. Ini hanya untuk memberikan gambaran saja bahwa betapa mudahnya kita membuat Chat whatsapp fiktif itu.

Untuk umat Katolik yang ikut menyebarkan chat fiktif terhadap pemuka agama Muslim dan siapapun, saya berharap dengan sangat, jangan anda mempermalukan diri sendiri dan agama kita, sehingga anda ikut membuka peluang umat Muslim membalas kejahatan dengan kejahatan kepada pemuka agama kita.

Saya pun tidak sependapat dengan beberapa statemen HRS, tapi saya tidak setuju bila ada yang membalas ucapan dia dengan fitnah termasuk dengan chat whatsapp fiktif.

Kita pun tentu tidak mau ada yang membuat percakapan whatsapp mesum antara Pastor kita dengan perempuan X, lalu chat tersebut disebarluaskan, dan Pastor kita itu kemudian dihujat sedemikian rupa sebagai "Pastor Cabul, Penjahat Kelamin, Pastor Maniac Sex", dan sebagainya.

Baru membayangkannya saja saya sudah marah, tentu apalagi bila ada orang jahat yang mau membuat fitnah sedemikian rupa kepada pemuka agama saya, sebagaimana yang telah diterima oleh pemuka agama Muslim (HRS).

Jangan kita menebar fitnah kepada pemuka agama lain, bila kita sendiri tidak mau pemuka agama kita difitnah.

Semoga tulisan ini bisa memberikan kebaikan untuk kita semua.

Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …