Terbongkar! Korban Nafsu Seks Bambang Si Pemfitnah HRS Mencapai 50 Perempuan Lebih



Selasa, 4 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kelompok yang kerap memfitnah para Ulama dan Habaib khususnya Habib Rizieq Shihab, adalah untuk menutupi kelakuan bejad mereka sendiri sebagai tukang Cabul, penjahat kelamin, pemerkosa dan sejenisnya alias Cabul teriak Cabul.

Hal itu kembali terbukti ketika seorang dosen akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Bambang Arianto, yang kerap menfitnah Habib Rizieq Shihab dengan sebutan "Habib Cabul" Dan berbagai fitnah keji lainnya, akhirnya membuat pernyataan mengejutkan di media sosial bahwa ia kerap melakukan pelecehan seksual pada puluhan perempuan!

Aktivis media sosial (medsos) yang selama ini getol mendukung pemerintah dan menyerang gerakan-gerakan Islam seperti FPI dan HTI itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual ke sejumlah korban (Sudah 50 orang perempuan lebih yang telah terdata), di antaranya civitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM).

Gilanya lagi, pelecehan seksual berkedok penelitian yang dilakukan oleh pemfitnah Habib Rizieq itu untuk memenuhi fantasi seksualnya berhubungan seks bertukar pasangan alias swinger.

Bambang Arianto, oknum dosen Universitas NU di Yogyakarta itu telah membuat geger akibat penyimpangan seks yang dialaminya.

Bambang melancarkan aksi pelecehan seksual dengan modus penelitian swinger, yaitu penyimpangan seks yang pengidapnya menyukai pertukaran

Bambang telah mengunggah video permintaan maaf serta pengakuan atas ulahnya itu.

Dia mengaku menyesal telah melecehkan para korbannya dengan berpura-pura meneliti swinger.

Tak hanya itu, Bambang juga mengaku telah mencatut nama Nahdlatul Ulama serta kampus UGM.

"Karena sesungguhnya saya ingin lebih berfantasi swinger secara virtual semata. Hal itu dikarenakan kata swinger sering menghantui saya di setiap waktu dan tempat. Selain berfantasi secara virtual tentang swinger, saya juga pernah melakukan pelecehan secara fisik" kata Bambang pada video itu.

Kini, satu per satu korbannya angkat bicara dan membongkar penyimpangan seks yang dialami Bambang.

Beberapa di antara mereka adalah Illian Deta Arta Sari dan juga Laeliya Almuhsin.

Melalui akun media sosial Facebook masing-masing, kedua perempuan tersebut menyebut jumlah korban Bambang mencapai 50 orang.

"Dari sana korban yang jadi target pelampiasan fantasinya terus bermunculan hingga 50an di tangan kami," tulisnya, Senin (3/7/2020).

Illian Deta Arta Sari

Hal ini juga diungkan oleh perempuan lainnya, Laeliya Almuhsin. Menurutnya, kebanyakan korban dihubungi Bambang via media sosial.

"Hingga Minggu, sebanyak 50 laporan korban/target yang masuk pada kami. Kebanyakan korban dihubungi oleh pelaku melalui media sosial atau telepon dengan dalih sedang penelitian dan konsultasi. Lalu pelaku menjebak target untuk mendengarkan fantasi seksual swingernya," tulis Laeliya pada akun Facebook-nya.

...

*PRODUK ANUS (Aliran Nusantara)*

Nama             : Bambang Ariyanto
Panggilan      : Bams
Akun Media   : Bulaksumur
Agama           : Aliran Nusantara

👉 *PROFESI :*

1. DOSEN Universitas NU - Yogya.
2. BLOGGER NU
3. BUZZERp Jokower Ahoker.
4. INOVATOR 4.0
5. Konsultan SWINGER

👉 *TUGAS :*

1. Serang SYARIAH & KHALIFAH.
2. Serang HABAIB & ULAMA.
3. Serang KODRAN KADRUN.
4. Serang RADIKAL RADIKUL.
5. Fitnah IB-HRS & ANIS BASWEDAN.

👉 *FETISH (Penyimpangan Sexual) :*

1. ZINA Tukar Isteri/Pasangan.
2. PELECEHAN SEX puluhan Mahasiswi.
3. ONANI depan PSIKOLOG.
4. ANTI ARAB tapi hobi FILM PORNO ARAB.
5. ANTI JILBAB tapi HASRAT SEX dg Wanita Berjilbab

👉 *NEWS :*

1. Sejak lama sering hina IB-HRS dg teriakan ULAMA CABUL, ternyata dia yg SUPER CABUL.

2. Sejak lama nyindir ISLAM sbg AGAMA NGUMPULIN BIDADARI DI SURGA, ternyata dia yg kumpulkan Mahasiswi utk PELAMPIASAN FETISH-nya.

3. Sejak lama serang ARAB & JILBAB sambil promosi KEBAYA, tapi ternyata suka nonton FILM PORNO ARAB & FETSIH-nya justru ke perempuan BERJILBAB.

Foto: Bambang Arianto dan dua korbannya

Sumber: Indozone.id dan lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel