Langsung ke konten utama

Featured Post

HILMI FPI Jakbar Semprotkan Disinfektan Di Grogol Petamburan, Tambora Dan Palmerah

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 (Corona) yang berasal dari Wuhan di Cina, terus menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa. Di Indonesia, jumlah kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari.

Untuk itu Front Pembela Islam (FPI) dan Sayap Juangnya di berbagai daerah aktif melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata penyebaran virus Corona.

Hari ini, Ahad (27/9/2020) HILMI FPI Jakarta Barat mengadakan penyemprotan Disinfektan di tiga wilayah, yaitu:

1. Di kecamatan Grogol Petamburan dgn DPC FPI Grogol Petamburan bersama sayap juang di lokasi :

a. Lingkungan RT006/10 kel. Grogol
b. Lingkungan RT007/10 kel. Grogol
b. Musholla Nurul Hikmah, kel. Jelambar Baru

2. Di Kecamatan Tambora dgn DPC FPI Tambora bersama Sayap Juangnya di 4 lokasi:

a. Musholla al Istiqomah, kel. Kalianyar
b. Musholla at Taqwa, kel. Kalianyar
c. Musholla Al Mukarromah, kel. Kalianyar
d. Musholla Nur…

Tanggapan Ustadz Munarman Terkait Persekusi Ormas Terhadap Kyai Di Pasuruan



Ahad, 23 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Haji Munarman ikut menanggapi soal persekusi yang dilakukan oleh puluhan anggota Banser yang mendatangi kediaman Kyai di Rembang, Jawa Timur yang dituding sebagai anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan menghina ulama NU.

Terkait sikap main hakim sendiri itu, Ustadz Munarman menyatakan tindakan tersebut sangat tak pantas dilakukan.

Apalagi dilakukan secara bersama-sama oleh orang banyak.

“Itu tindakan presekusi, katanya menghormati hukum, kok malah mempersekusi dan mengintimidasi begitu. Itu sangat tidak mendidik,” kata Ustadz Munarman kepada JPNN, Sabtu (22/8).

Ustadz Munarman menambahkan, apa yang dilakukan oknum Banser tersebut sangat tidak menggambarkan sikap kenegarawan.

“Memalukan sekali,” tambah Ustadz Munarnan.

Sekretaris Umum FPI itu juga menyebut tindakan yang dilakukan anggota Banser itu sebagai aksi sepihak.

Sebagaimana diketahui, dalam video yang viral puluhan anggota Ormas yang diduga dari Banser NU menggeruduk kediaman Kyai Zainulloh dan sekolahan di Kampung Pedesaan, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, hari Kamis (20/8/2020).

Dalam video tersebut salah seorang anggota Ormas dengan kasar terus menuding dan membentak-bentak Kyai Zainulloh, yang ia tuding sebagai anggota HTI dan diklaim telah menyebarkan ajaran terlarang.

Tak hanya itu, Kyai Zainulloh juga ia ituding telah menghina Presiden dan menghina Kyai NU.

Namun dengan tenang dan penuh kesabaran, sang Kyai tak balas membentak para anggota itu. Ia menjawab tudingan oknum anggota Ormas tersebut dengan santun, lalu meminta mereka untuk menunjukkan bukti tuduhannya.

Tak hanya itu, Kyai Zainulloh juga meminta agar Ormas tersebut melakukan pelaporan resmi ke polisi, karena ini negara hukum.

Bahkan walau dalam posisi sedang dikepung oleh puluhan anggota Ormas, Kyai Zainulloh dengan santai kemudian mengangkat panggilan telepon yang masuk, masya Allah...

Ketenangan, kesabaran dan akhlak tinggi yang ditunjukkan oleh Kyai Zainulloh ini membuatnya makin dikagumi oleh warga masyarakat khususnya umat Islam.

Sebagai informasi, sejak tahun 2018 lalu Kuasa Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra SH MSc mengancam akan menggugat semua pihak yang menyatakan HTI sebagai organisasi terlarang.

"Jadi penegasan, yang menegaskan HTI itu adalah organisasi terlarang itu tidak ada dasar hukum. Kalau besok ada pihak-pihak mengatakan begitu, kami akan kasih somasi," kata Yusril di kantornya kawasan Casablanca, Jakarta Selatan, Jumat, 2 November 2018.

Yusril mempertanyakan dasar pihak tertentu yang menuduh HTI sebagai organisasi terlarang.

Yusril menegaskan pemerintah hanya menyatakan mencabut izin HTI sebagai sebuah organisasi.

"Tidak ada pernyataan atau keputusan yang mengatakan HTI adalah organisasi terlarang," ujar pakar Hukum Tata Negara itu.

Menurut Yusril, hanya Partai Komunis Indonesia (PKI) dan underbow-nya yang tegas dinyatakan sebagai organisasi terlarang melalui TAP MPR nomor 25 tahun 1966. Namun, beda dengan HTI.

"Atas dasar apa anda mengatakan HTI organisasi terlarang. Apa maksud anda mengatakan HTI seperti PKI. Jadi kami akan bersikap tegas karena tidak ada dasar hukum kita tunjukkan bukti-bukti hanya PKI yang dinyatakan partai terlarang," jelasnya.

Yusril menjelaskan, di Indonesia, ada organisasi masyarakat yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum. Kata dia, HTI adalah ormas berbadan hukum 'perkumpulan' atau vereniging yang didaftarkan di Kemenkumham. "Status badan hukumnya itulah yang dicabut," sebutnya

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…