Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Seruan Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020

Rabu, 30 September 2020
Faktakini.net, Jakarta - Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020
Klik video:


Tak Minat Gabung KAMI, PA 212: Kita Dukung Dan Do'akan, Saling Menguatkan



Kamis, 20 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 tidak berminat bergabung dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) besutan Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo. Namun PA 212 menyatakan tetap akan mendukung KAMI.

"Kita dukung dan doakan sajalah. Kan kita sudah ada wadah ANAK NKRI yang tujuannya sama. Kita saling menguatkan, insyaallah," kata Ketua PA 212 KH Slamet Maarif kepada wartawan, Kamis (20/8/2020). Slamet menjawab pertanyaan apakah PA 212 akan bergabung dengan KAMI.

Ustadz Slamet memastikan PA 212 akan mendukung pihak-pihak yang berupaya memperbaiki bangsa Indonesia. Dia menegaskan PA 212 akan terus berjuang di bawah komando imam besar Habib Rizieq Syihab (IB HRS).

"Segala upaya untuk perbaikan bangsa oleh siapa pun agar NKRI bisa diselamatkan pasti kita dukung dan doakan semoga istikamah. Jauh sebelum KAMI lahir, kita (FPI, GNPF Ulama, dan PA 212) sudah membuat aksi nyata yang sama," tutur Ustadz Slamet.

"Terakhir, kami sudah tergabung dengan 170 lebih ormas dalam wadah ANAK NKRI yang memiliki tujuan sama. Kita akan terus berjuang juga dalam gerakan ANAK NKRI dalam komando IB HRS," imbuhnya.

Sebelumnya, PA 212 mendukung gerakan KAMI. PA 212 merasa ada kesamaan tujuan dengan KAMI.

"Kami mendukung dan mendoakan KAMI karena ada kesamaan tujuan untuk mengkritisi pemerintah demi menyelamatkan bangsa dan negara ini," kata Ketua PA 212 Ustadz Slamet Maarif, ketika dihubungi, Rabu (19/8/2020).

KAMI dideklarasikan oleh sejumlah tokoh, di antaranya Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, Refly Harun, Said Didu, Rocky Gerung, Ichsanuddin Noorsy, Habib Muchsin bin Ahmad Alatas dan Ahmad Yani. Mereka menyebut KAMI sebagai gerakan moral yang berjuang demi mewujudkan masyarakat Indonesia sejahtera.

"KAMI adalah gerakan moral rakyat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang bagi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Ketua Komite KAMI Ahmad Yani saat membacakan Jatidiri KAMI saat deklarasi di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

Foto: KH Slamet Maarif

Sumber: detik.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …