Langsung ke konten utama

Featured Post

Alhamdulillah Silaturahmi FSI Banten Ke DPC FPI Sajira Berlangsung Sukses dan Berkah

Jum'at, 25 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam acara silaturahmi, Front Santri Indonesia sekaligus memperkenalkan FSI sebagai sayap juang organisasi Front Pembela Islam dengan tujuan agar para santri mengetahui sepak terjang dan tantangan santri di era globalisasi untuk tetap teguh dan istiqomah sebagai garda terdepan menciptakan generasi ulama pemimpin negara di masa depan berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah.

Di dalam acara silaturahmi tersebut dihadiri oleh Kyai Abdurrahman Pamungkas M.Pd (Ketua DPC FPI Sajira), KH. Sa'id (Ketua DPC FPI Leuwidamar), Tubagus Ahmad Quzwini (Ketua PD FSI Banten) dan Ust Syuaebi (Wakil Ketua PD FSI Banten).

Acara yang berlangsung pada Jum'at (25/09/2020) di Pondok Pesantren Al-Mubasyirin, Kec. Sajira, Kab. Lebak Banten alhamdulillah berlangsung secara lancar dan berkah. Semoga FSI semakin terus melebarkan sayapnya untuk mensantrikan banten khususnya menjadi benteng Kuat agama dan negara.






Surban Dan Gamis Pahlawan Perang Jawa



Ahad, 16 Agustus 2020

Faktakini.net

SURBAN & GAMIS PAHLAWAN PERANG JAWA

Jika kita kembali melihat sejarah, kita akan mendapati banyak dari para pahlawan bangsa yang memimpin perjuangan melawan penjajah kafir lebih memilih pakaian Islami berupa Jubah dan Sorban daripada pakaian adat daerahnya, seperti yang dilakukan para pemimpin Perang Jawa (1825-1830) Pangeran Diponegoro, Kiai Mojo dan Sentot Alibasyah Prawirodirjo.

Berikut status Sejarawan UNPAD Prof Ahmad Mansur Suryanegara, tanggal 15 Desember 2015 yang ia posting di Facebooknya.
.
“Pangeran Diponegoro, Kiai Mojo dan Sentot Alibasyah Prawirodirjo menanggalkan busana adat Jawa ketika para pengena busana adat justru menjadi pembantu utama penjajah Protestan Belanda dalam menindas rakyat dengan menggunakan topeng budaya adat untuk memadamkan Cahaya Islam.

Pangeran Diponegoro, walau menyandang keris, menurut Dr Tjipto Mangunkusumo tidak pernah menghunus kerisnya di tengah peperangan. Tetapi selalu membacakan Al Quran untuk membangkitkan jiwa juang umat dan rakyat pendukungnya yang anti penjajah.

Pangeran Diponegoro, Kiai Mojo dan Sentot Alibasyah Prawirodirjo berbusana Islami menyelamatkan bangsanya dari keruntuhan moral bangsanya.

Pembusana adat Djawa bertingkah laku pemadat, merendahkan martabat wanita, perusak keluhuran adat Djawa, perusak Syariah Islam dalam Istana Kesultanan dan di masyarakat Djawa. Berkedok memelihara Adat Djawa, tapi bermental rendah.

Bila disebutkan “Ora Ndjowo” artinya tingkah lakunya tidak Islami. Saat itu “Jowo” atau “Jawa” di masyarakat memiliki arti mengerti. Bila disebut “Ora Ndjowo” artinya adalah ora ngerti atau tidak Islami. Ora artinya tidak. Djawa artinya Islam dan Pribumi berseberangan penjajah yang asing.

Dalam perjalanan sejarah, adat daerah di Nusantara diperadabkan oleh ajaran Islam. Pada masa penjajahan Kerajaan Protestan Belanda dan pemerintah Kolonial Belanda, Adat budaya yang bersifat lokal dijadikan pemecah belah kesatuan bangsa atau umat. Dijadikan alat oleh penjajah melawan Islam yang universal dan pemersatu bangsa Indonesia.
.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…