Langsung ke konten utama

Featured Post

Alhamdulillah Silaturahmi FSI Banten Ke DPC FPI Sajira Berlangsung Sukses dan Berkah

Jum'at, 25 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam acara silaturahmi, Front Santri Indonesia sekaligus memperkenalkan FSI sebagai sayap juang organisasi Front Pembela Islam dengan tujuan agar para santri mengetahui sepak terjang dan tantangan santri di era globalisasi untuk tetap teguh dan istiqomah sebagai garda terdepan menciptakan generasi ulama pemimpin negara di masa depan berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah.

Di dalam acara silaturahmi tersebut dihadiri oleh Kyai Abdurrahman Pamungkas M.Pd (Ketua DPC FPI Sajira), KH. Sa'id (Ketua DPC FPI Leuwidamar), Tubagus Ahmad Quzwini (Ketua PD FSI Banten) dan Ust Syuaebi (Wakil Ketua PD FSI Banten).

Acara yang berlangsung pada Jum'at (25/09/2020) di Pondok Pesantren Al-Mubasyirin, Kec. Sajira, Kab. Lebak Banten alhamdulillah berlangsung secara lancar dan berkah. Semoga FSI semakin terus melebarkan sayapnya untuk mensantrikan banten khususnya menjadi benteng Kuat agama dan negara.






Sering Diserang Buzzer, Ternyata Ini Deretan Prestasi Gubernur Anies Baswedan yang Bikin Bangga



Ahad, 16 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membungkam seluruh netizen yang nyinyir atau yang sering dijuluki Buzzer dengan program-program yang membanggakan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengatakan jika pihaknya telah menggalang dari berbagai unsur dan elemen masyarakat. Dari integrasi transportasi, hingga penataan kampung kumuh semua dikerjakan bersama dengan masyarakat.

Berikut ini adalah prestasi membanggakan Gubernur Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang dikutip dari situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumenter (PPID) DKI Jakarta dan sumber lainnya:

1. Menghadirkan Pangan Murah

Pagan murah merupakan program subsidi kebutuhan pokokuntuk warga kelas bawah. Untuk program ini, distribusinya juga telah diperluas di beberapa lokasi, seperti toko perkulakan, pasar, RPTRA (sesuai jadwal) dan rusun (sesuai jadwal). Sedangkan untuk bahan yang disubsidi di antaranya: Beras, Daging Sapi, Telur Ayam, Daging Ayam, Ikan Kembung, dan Susu.

2. Integrasi Transportasi

Di bidang ini, Pemprov sangat serius dalam mengintegrasikan seluruh transportasi yang ada di Jakarta. Hal tersebut Nampak dengan bertambahnya jumlah rute dan armada. Rute transjakarta yang sebelumnya hanya 109 di tahun 2017 bertambah jadi 220 rute di tahun 2019. Jumlah armada juga bertambah dari 2.380 di tahun 2017, menjadi 3.548 armada di tahun 2019. Wajar jika dalam dua tahun terakhir, pengguna transportasi public bertambah dua kali lipat disbanding periode sebelumnya.

3. Hadirkan Rumah Layak Huni

Program ini murni ditujukan kepada warga kelas menengah ke bawah. Pada tahun 2019, rumah DP 0 Rupiah di Nuansa Pondok Kelapa selesai dibangun sebanyak 780 unit. Dengan kisaran harga cicilan 1.1–2.2 juta rupiah per bulan. Selama 20 tahun, warga sudah bisa mendapatkan rumah untuk tipe studio, 1 kamar maupun 2 kamar. Fasilitas yang tersedia di Rumah DP 0 Rupiah ini juga terbilang lengkap, terdiri dari lift, taman, ruang ibadah, ruang terbuka, parkir penghuni dan layanan bus Transjakarta.

4. Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak

Untuk meningkatkan gizi anak-anak Jakarta, Pemprov DKI Jakarta memberikan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) yang diluncurkan pada tahun 2018 silam, dengan jumlah jangkauan 144.223 anak di 456 sekolah di seluruh Jakarta. Adapun harga paket makanan senilai Rp10.890 per anak, dan diberikan setiap hari di sekolah.

5. Membebaskan PBB untuk Guru dan Pensiunan ASN

Dalam hal Penggratisan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pemprov DKI Jakarta memiliki program untuk membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi guru, pensiunan ASN, pensiunan TNI/Polri, pahlawan kemerdekaan dan mantan Presiden/Wakil Presiden.

Pada bulan September 2019 sudah ada 19.929 objek pajak yang digratiskan PBB-nya dengan nilai Rp180,4 miliar. Adapun program pembebasan PBB untuk guru, pensiunan PNS dan purnawirawan TNI/Polri ini berlaku sampai 2 generasi di bawahnya, sedangkan untuk pahlawan serta penerima bintang tanda jasa dari Presiden, berlaku hingga 3 generasi di bawahnya.

6. Sabet Berbagai Macam Penghargaan

Selama dua tahun menjabat, Anies Baswedan berhasil memboyong berbagai penghargaan di antaranya adalah penghargaan Kota Layak Anak (KemenPPPA), Reksa Bahasa (Kemendikbud), Indeks Prestasi Pembangunan Ketenagakerjaan (INTEGRA–Kemenakertrans), untuk pertama kali berhasil mendapat Opini Wajar Tanpa Perkecualian 2 tahun berturut-turut dari BPK.

Provinsi dengan Cakupan Jaminan Kesehatan bagi Warga di atas 95 persen (Universal Health Care) dari BPJS Kesehatan, Pemda dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK, Provinsi dengan Indeks Demokrasi Terbaik dari BPS, Investment Award 2018 (BAPPENAS), PTSP Provinsi Terbaik Ketiga se-Indonesia–(BKPM), Geo Innovation Award (ESRI).

Pelopor Provinsi Layak Anak 2019 (KemenPPPA), empat Penghargaan dalam Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (Kemenakertrans), Pemda Peduli Anak (KPAI), TPID Terbaik Tingkat Provinsi se-Jawa Bali (Bank Indonesia), Anugerah Badan Pengawas Tenaga Nuklir ( BAPETEN ) 2019, Penghargaan Golden Award (SIWO PWI), Peningkatan kualitas layanan anak usia dini (NGO International Save the Children Indonesia) dan Merit Award Best Planning of the Year dari Singapore Institute of Planners

7. Raih Indeks Demokrasi Tertinggi

Berdasarkan data Indeks Demokrasi 2019 yang dirilis oleh BPS 5 Agustus 2020, Jakarta dinobatkan sebagai provinsi paling demokratis se-Indonesia dengan capaian Indeks demokrasi sebesar 88, 29 atau dalam kategori kinerja baik.

Angka tersebut meningkat 3,21 poin dari tahun 2018 yang sebesar 85,08. Angka ini juga sekaligus memecahkan rekor angka IDI tertinggi selama 11 tahun perhitungannya.

8. Raih Hattrick WTP untuk pengelolaan Keuangan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian ini menjadi untuk kali ketiga secara berturut-turut (hattrick) Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

9. Penanganan Covid-19 dengan Test Terbanyak di Indonesia, 4 kali lipat melebihi standar WHO

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, telah berupaya meningkatkan kemampuan testing terkait Covid-19. Berdasarkan standar WHO, DKI harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu atau 1.521 orang per hari. Sementara DKI dalam sepekan terakhir, telah melakukan testing sebanyak 46.360 atau 4 kali lipat dari standar WHO.

Hal ini mendapat apresiasi dari Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin. Ia menyebut bahwa hanya DKI yang serius mengadakan test massal untuk menangani Corona, sementara provinsi lain tidak serius.

Daren Hakimi, Netizen.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…